Showing posts with label akhlak. Show all posts
Showing posts with label akhlak. Show all posts

Friday, November 15, 2013

jangan berlebihan dalam memuji

http://peribadirasulullah.files.wordpress.com/2013/11/116c7-janganmemujiblog.png?w=500
Jangan Berlebihan Dalam Menyanjung | al-uyeah.blogspot.com
Bismillaah, salah satu pesan Rosulullah Shalallahi’alaihiwasalm kepada umatnya adalah untuk tidak berlebihan memuji beliau. Perhatikan.

وَعَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ، إِنَّمَا أَنَا عَبْدٌ، فَقُولُوا: عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ) أَخْرَجَاهُ.

Dari Umar radhiyallâhu ‘anhû, (beliau berkata): Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam hal memujiku sebagaimana orang-orang Nashrani telah berlebih-lebihan dalam hal memuji (Isa) putra Maryam. Aku hanyalah seorang hamba maka katakanlah, ‘Hamba Allah dan Rasul-Nya’.” Dikeluarkan oleh keduanya (Al-Bukhâry dan Muslim).

Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda;
 
“Jangan kalian memujiku, lalu kalian berlebihan dalam memuji diriku sebagaimana orang-orang Nashara telah berlebihan (dalam memuji) terhadap Isa ‘alaihis salam, sehingga mereka menyatakan bahwa Isa memiliki sifat-sifat ulûhiyyah. Sesungguhnya aku tidak lebih hanyalah seorang hamba Allah dan utusan-Nya, maka sifatilah aku dengan itu. Jangan kalian mengangkat diriku melebihi kedudukan yang telah ditentukan oleh Allah untukku.”

Sesungguhnya Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam melarang untuk bersikap ghulûw ‘berlebih-lebihan’ terhadap diri beliau berupa memberi suatu spesifikasi sifat rubûbiyyah. Hal ini menunjukkan tentang keharaman sikap ghulûw, dan bahwa hal tersebut akan mengantar kepada kesyirikan sebagaimana sikap tersebut telah mengantar orang-orang Nashara (untuk berbuat kesyirikan terhadap Allah) dalam sikap mereka kepada Isa.


Faedah Hadits

1. Diharamkannya melampaui batas dalam memuji Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam dan mengeluarkan beliau dari lingkaran kehambaan, karena hal itu termasuk kesyirikan kepada Allah.
2. Kekuatan dan ketegasan nasihat Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya.
3. Bahwa sikap ghulûw terhadap orang shalih adalah suatu sebab yang dapat menjatuhkan ke dalam kesyirikan.
4. Peringatan dari penyerupaan kepada orang-orang kafir.

sumber : dzulqarnain.net
Perhatikan, jangan meletakkan sifat-sifat ulûhiyyah kepada Rosulullah Shalallahi’alaihiwasalam. Allah Maha Mendengar setiap doa hambaNya, Rosulullaah bukan maha mendengar setiap doa umatnya. Allah Maha Melihat, Berkuasa atas segala sesuatu, Rosulullah tidak. Atas ijin Allah ‘Azza wa Jalla kita bisa terlepas dari musibah, memenuhi segala hajat dalam hidup ini, dan itu bukan atas ijin Rosulullah. Wallahua’lam

Sunday, February 24, 2013

Perompak Masuk Islam Semasa Merompak

perkongsian dri akhowat =')
 
"Senyuman syed Qutb ketika berhadapan dengan tali gantung meluluhkan hati  orang yang mengiringi beliau dan ditugaskan untuk menggantung beliau, hingga selepas kesyahidan itu, hati itu segera luluh di hadapan cahaya islam..." Tarbawi

Hakikat pesona insan beriman.....Allahu Ya allah......

Perompak Masuk Islam Semasa Merompak


Ini kisah nyata dan terjadi di Amerika. Seorang pemilik kedai yang sedang menjaga kedainya masuk dalam tajuk utama pemberitaan di berbagai media masa dan elektronik setelah pertemuan tidak terduga dengan seorang perompak yang bersenjatakan pemukul baseball masuk ke kedainya. Uniknya, dalam kejadian tersebut si perompak kemudian akhirnya masuk Islam ditangan si pemilik kedai tersebut.

Muhammad Sohail, 47, kala itu tengah bersiap untuk menutup kedainya tepat pada tengah malam ketika tiba-tiba – “terlihat dalam kamera CCTV/pengawas” – ada seorang lelaki yang datang menghampirinya dengan membawa tongkat pemukul baseball dan meminta Sohail untuk menyerahkan sejumlah wang.
Tidak mahu tunduk kepada penjahat tersebut, Sohail langsung meraih senapang shotgun yang diletakkan dibawah lacinya. Merasa kalah dalam hal senjata, lelaki bertopeng tersebut langsung kehilangan akal, seketika itu dia menjatuhkan tongkat pemukulnya ke tanah dan berlutut memohon ampun sambil menangis.

Perompak tersebut mengatakan bahawa dia terpaksa merompak untuk memenuhi keperluan keluarganya yang tengah kelaparan.

“Tolong jangan panggil polis, jangan tembak saya. Saya tidak punya wang, saya tidak punya makanan di rumah saya,” tutur Sohail menirukan kata-kata perompak tersebut. “Dia menangis tersedu-sedu seperti seorang bayi kecil,” tambah Sohail.

Tidak seperti kebanyakan warga kulit putih AS lainnya yang langsung memanggil polis jika berada dalam situasi yang seperti itu, pemilik kedai justeru membuka dompetnya lalu mengulurkan wang tunai sebanyak $40 berikut sebungkus roti, namun dengan satu syarat, lelaki tersebut harus berhenti sama sekali tidak pernah lagi akan merampok.

Seraya memberikan wang Suhail berkata, “Pulanglah.,kembalilah kepada keluargamu!. Terlihat saat menerima wang $40 tersebut, si perompak kelihatan sangat terkesima.” Perompak itu terpegun atas wang yang ia terima kemudian secara tidak terduga ia mengatakan kepada Suhail bahwa dia ingin menjadi seorang Muslim seperti Suhail.

Suhail dengan disertai rasa takjub kembali berkata, “Apakah kamu serius dengan ucapanmu itu?”


Si perompak dengan yakin menjawab, “Ya. Saya ingin menjadi muslim sepertimu..!”

Sohail menuturkan bahwa dirinya kemudian meminta perompak tersebut untuk ikut mengucapkan dua kalimat syahadat seperti yang dia ucapkan sembari mengangkat sebelah tangannya, kemudian keadaan tersebut diakhiri dengan berjabatan tangannya.

Kemudian Suhail berkata. “Tunggulah di sini sebentar, saya akan ke belakang mencarikan sesuatu untuk anda mungkin terdapat susu di belakang yang juga boleh anda bawa pulang.” Namun ketika Sohail kembali, sang perampok sudah meninggalkan kedai.

Setelah beberapa bulan kemudian, sang perompak mengirim surat kepada Suhail dan di dalam surat berisi wang 40 Dollar dengan maksud mengembalikan wang yang telah diberikan Suhail sewaktu dirampoknya.

Isi judul surat itu menyebut “Your Change My Life”, Maksudnya bahwa Suhail telah mengubah hidupnya. Walau pada kenyataannya, Suhail tak pernah tahu dan mengenal siapa lelaki yang telah merampoknya itu.

Di akhir Surat, perompak itu mengakhiri coretan suratnya dengan “by Your Muslim Brothers” (dari Saudara Semuslim Anda), 


p/s: cerita ini sgt comeyl =) 


Wednesday, January 02, 2013

3 hal dalam bersaudara

"Hendaknya saudaramu mendapatkan tiga hal darimu:

1/ apabila engkau belum bisa memberinya manfaat, janganlah sampai memberinya mudharat,

2/ apabila engkau belum bisa memberinya bahagia, janganlah sampai memberinya duka nestafa, dan

3/ apabila engkau belum bisa memujinya, janganlah sampai mencela dan merendahkannya" -

(Yahya bin Mu'adz Ar-Razi) @ Risalah Al-Qusyairiyah, Imam Al-Qusyairi.








Tuesday, December 11, 2012

TAHUKAH KAU WAHAI ADAM

♥ Apa yang ada di sebalik sekeping hati
seorang muslimah itu ?

♥ Ketahuilah , dia sedang berjuang
memelihara hati engkau
supaya tegar meletakkan Allah di atas
singgahsana dalam
hatimu .

♥ Dia mahukan engkau , 
menjadi mujahid yang sibuk
menegakkan kalimah haq berbanding
melayani hawa nafsumu.

♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
menjadi punca kelalaian hatimu 
dalam menunaikan haq Allah .

♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
mengkhianati haq Allah dgn 
mengambil alih singgahsana Allah dalam hatimu
 
 

Thursday, December 06, 2012

TIPS ISTIQAMAH DALAM JEMAAH


~ buat semua kerana mengharapkan redha Allah
~ tidak mengharapkan pujian dan balasan daripada makhluk
~ sentiasa perbetul niat hanya kerana Allah
~ berbaik sgka sesama ahli jemaah
~ menjaga akhlak n baitbicara
~ elak diri dari IRI HATI or hasad dengki
~ zuhud dan berlapang dada
~ tidak pentingkan diri sendiri dan rendahkan ego
~ tidak memandang rendah pada ahli jemaah yg lain
~ jgn pernah terdetik di hati "bagusnya aku!"
~ bykkan istigfar dan doa agar amal diterima n dikekalkan di jln dakwah.. 


ameen.. insya Allah.. :)


Wednesday, December 05, 2012

mari bersilaturrahim! ^_^ Allahu Rabbi..

MAKSUD SILATURRAHIM?

"Menghubungkan Silaturrahim" atau tali persaudaraan dan kekeluargaan. Silah memberi maksud hubungan, Ar-Rahim maknanya pertalian manusia dari segi keturunan dan disebut juga kerabat atau keluarga.

IMAM Ibnul Atsir berkata: "Silaturrahim adalah suatu ungkapan berkaitan dengan menjalinkan perbuatan baik terhadap kaum kerabat yang memiliki hubungan senasab atau perkahwinan, berlemah lembut kepada mereka, menyayangi mereka, memerhatikan keadaan mereka, walaupun mereka jauh dan berbuat jahat. Manakala memutuskan silaturahim adalah suatu perbuatan yang berlawanan dengannya"

Kaum kerabat terdiri daripada kedua ibu dan bapa, adik beradik, pakcik, makcik, sepupu, nenek, datuk dan anak yang memiliki hubungan kekeluargaan yang dekat. Adapun hubungan yang dinisbahkan kepada selain ahli keluarga, maka ia disebut sebagai ukhuwah Islamiah (persaudaraan sesama Islam).

Allah swt ada berfirman dengan maksud: "Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dulu (di masa jahiliah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu kerana nikmat Allah, orang yang bersaudara" (Surah Ali-Imran, ayat 103)

ISLAM ANJUR HUBUNGKAN SILATURRAHIM

Mengeratkan silaturrahim sesama saudara hukumnya wajib sebagaimana perintah Allah swt dalam ayat di bawah ini:

“Dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu selalu meminta dengan menyebut-nyebut namaNya, serta peliharalah hubungan (silaturrahim) kaum kerabat; kerana sesungguhnya Allah sentiasa memerhati (mengawas) kamu” (Surah an-Nisaa’, ayat 1)

Kewajipan mengeratkan silaturrahim itu juga disandarkan dengan rasa keimanan kepada Allah swt sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasullullah saw. Baginda bersabda yang bermaksud:

“Dan siapa yang beriman dengan Allah dan Hari Akhirat maka hendaklah dia mengeratkan kekeluargaan (silaturrahim)” (Hadits riwayat Bukhari)

Allah swt mewajibkan kepada kita semua untuk menghubungkan silaturrahim dan mengharam memutuskannya dan menyuruh kita supaya sentiasa berbuat baik dan tolong-menolong dalam perkara-perkara kebaikan kepada semua manusia terutama kepada mereka yang ada hubungan kekeluargaan.

Firman Allah swt dalam surah An-Nisa', ayat 1 yang bermaksud:

"Wahai umat manusia, hendaklah kamu sekalian bertaqwa kepada Allah, yang telah menjadikan kamu sekalian (berasal) dari satu bapa (Adam) yang kemudian dijadikannya pula pasangannya , dari kedua jenis kelamin iaitu maka berkembang biaklah manusia di muka bumi ini lelaki dan perempuan. Maka hendaklah kamu takut kepada Allah yang kamu minta-meminta dengan namaNya, demikian juga hendaklah kamu jaga tali persaudaraan (silaturrahim). Allah selalu waspada tehadap kamu sekalian"

Dalam surah yang sama (An-Nisa’), ayat 36, Allah swt berfirman lagi, yang bermaksud:

"Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan jangan kamu sekutukan dia dengan sesuatu pun jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu-bapa dan kaum kerabat dan anak-anak yatim dan orang-orang miskin dan jiran tetangga yang dekat dan jiran tetangga yang jauh dan rakan sejawat dan orang musafir yang terlantar dan juga hamba yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang sombong takbur dan membangga-banggakan diri"

Rasulullah saw ada membuat penjelasan berhubung dengan hubungan silaturrahim ini. ANTARA hadis yang berkaitan:

“Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, hendaklah dia menjalinkan silaturrahim” (Hadis riwayat Bukhari)

“Tidak masuk Syurga mereka yang memutuskan silaturrahim” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Oleh itu, dengan bersandarkan peringatan Allah swt dan Rasul saw ini, MARI KITA jalin, MARI KITA pelihara dan MARI KITA suburkan hubungan silaturrahim di kalangan ahli-ahli keluarga kita.

HIKMAT PENSYARIATAN SILATURRAHIM

Hubungan silaturrahim adalah hubungan untuk menyebar kasih sayang dan kecintaan bukan kebencian antara sesama orang yang beriman. Mereka yang mengutamakan hubungan silaturrahim memiliki banyak kelebihan yang dianugerahkan oleh Allah swt. ANTARANYA:

1.Hikmah bersilaturrahim ialah dimurahkan rezeki dan dipanjangkan umur sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Nabi saw bersabda dengan maksud:

“Barangsiapa yang suka dimurahkan rezekinya dan dipanjangkan usianya maka hendaklah dia menyambungkan kekeluargaan (silaturrahim)”

2. Selain melaksanakan perintah Allah swt dan RasulNya, jalinan silaturrahim juga akan membina suasana kasih sayang yang harmoni dan saling bantu membantu di kalangan ahli keluarga. Hubungan baik ini juga membolehkan berlaku perkongsian ilmu serta kebaikan, meraih kekuatan dengan kesatuan kekeluargaan yang terbina, menjauhi keburukan seperti fitnah atau buruk sangka dan yang akhirnya diberi jaminan syurga oleh Allah swt.

Daripada Abu Ayyub al-Anshari, katanya: "Seorang lelaki datang bertanya kepada Rasulullah saw: Wahai Rasulullah, beritahu kepadaku suatu amal yang dapat memasukkan aku ke dalam syurga dan menjauhkan aku dari neraka. Maka Nabi SAW bersabda: Engkau beribadah kepada Allah dan tidak mensyirikkanNya dengan sesuatu apa pun, mendirikan solat, mengeluarkan zakat dan menjalinkan silaturrahim" (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Firman Allah swt yang bermaksud: "Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu" (Surah an-Nisaa', ayat 1)

Rumusannya, usaha menjalinkan silaturrahim memberikan banyak manfaat. Ia sebagai suatu usaha (tanggungjawab) melaksanakan perintah Allah swt dan RasulNya, membina suasana kasih sayang yang harmoni dan saling bantu membantu, diberi keluasan rezeki oleh Allah, meraih kekuatan dengan kesatuan kekeluargaan yang terbina, menjauhi keburukan seperti fitnah dan buruk sangka, dan yang akhirnya diberi jaminan Syurga (dijauhkan dari Neraka) oleh Allah swt.

MENJALIN SILATURRAHIM – BAGAIMANA CARA?


Menjalinkan hubungan silaturrahim di kalangan ahli keluarga dapat dilaksanakan dengan pelbagai cara. ANTARANYA sentiasa berhubung dengan mereka sama ada dengan menziarahi mereka atau dengan memanfaatkan peranan alat bantu teknologi masa kini (seperti internet, e-mail, sms, atau telefon), bertanyakan khabar , memberikan hadiah, sentiasa hormat-menghormati terutamanya kepada mereka yang lebih tua, segera membantu mereka yang memerlukan dan yang berada dalam kesusahan, saling sayang menyayangi, ingat mengingatkan, memuliakan mereka, mendampingi mereka jika mereka menghadapi kesedihan, meraikan kegembiraan mereka, sentiasa memenuhi undangan dari mereka, mendoakan kebaikan buat mereka, mendamaikan yang berselisih, dan juga mengajak mereka kepada jalan kebaikan yang diredhai oleh Allah swt.

Perhubungan yang baik terhadap ahli keluarga ini perlu dilakukan secara berterusan bertepatan dengan petunjuk Allah swt dan sunnah RasulNya. Kepada mereka yang memiliki ahli keluarga yang kafir, fasiq, atau seumpamanya, maka jalinan kekeluargaan bersama dengan mereka boleh dilakukan melalui nasihat-nasihat tertentu yang baik-baik, memberi tunjuk ajar, peringatan, membantu mereka dalam kesusahan, dan berusaha mengajak mereka ke jalan yang benar dengan hikmah.

Kita boleh gunakan kesempatan hari-hari perayaan (umpamanya Hari Raya Aidil Fitri) untuk menjalinkan hubungan silaturrahim yang lebih erat di kalangan sesama ahli keluarga. Yang terputus, kita jalinkan kembali; yang renggang, kita dekat-dekatkan; dan yang rapat, kita mesra-mesrakan. Hulurkan tangan memohon maaf tanpa mengira siapa yang benar dan siapa yang salah. Itulah sifat seorang Muslim yang mulia.

SILATURRAHIM YANG TERPUTUS - JALIN SEMULA !

Islam amat menuntut umatnya untuk menjaga hubungan silaturrahim sesama manusia, kerana akibat memutuskan silaturrahim itu amat besar kesan keburukannya, bukan hanya setakat di dunia sahaja bahkan juga di akhirat kelak. Lazimnya, gejala memutuskan silaturrahim di kalangan ahli keluarga berpunca daripada pertengkaran atau perselisihan yang disebabkan oleh harta benda, harta pusaka, hutang piutang, hasutan, fitnah, sifat sombong dan mementing diri sendiri. Hatta perkelahian antara sesama anak pun juga boleh menyebabkan terputusnya ikatan silaturrahim, di mana kedua-dua pihak saling salah-menyalahkan, didorong lagi jika kedua-duanya tidak mempunyai kesabaran dan sikap terbuka serta mengalah untuk memohon maaf atau saling bermaafan. Permusuhan dan pergeseran seperti ini boleh berlaku secara berpanjangan jika tidak ada kesedaran dalam diri kedua-dua pihak atau tidak ada orang lain yang mahu meleraikan atau mendamaikan pihak yang bermusuhan ini.

Perlu diingat bahawa tanggungjawab untuk membina semula silaturrahim yang terputus, bukan sahaja terletak kepada dua pihak yang bermusuhan, tetapi sanak saudara atau kawan-kawan yang mengetahui tentang perkara ini juga boleh memainkan peranan yang penting selaku orang tengah dalam mendamaikan dan menyambung semula silaturrahim yang terputus.

Oleh itu binalah ikatan silaturrahim sesama insan dalam apa jua kesempatan, mungkin dalam suasana hari raya, merupakan kesempatan yang baik untuk menjalinkan semula hubungan yang baik,
tetapi menunggu hari raya mungkin mengambil masa yang lama. Oleh itu, berfikir dan bertindaklah secara bijaksana dalam mencari waktu yang sesuai pada bila-bila masa sebagai satu wadah untuk memperkukuhkan lagi tali silaturrahim.

Rasulullah saw ada bersabda yang bermaksud:

"Orang yang menjalinkan hubungan kekeluargaan bukanlah mereka yang membalas sesuatu kebaikan, tetapi adalah mereka yang menyambungkan (menjalinkan semula) suatu perhubungan yang telah terputus" (Hadis riwayat Bukhari)

Kita perlu berusaha menghubungkan silaturrahim dengan mereka. Kita ketepikan kebencian dan padamkan api dendam. Kita berlaku baik dan tunjukkan kasih sayang kepada mereka. Kita juga perlu bersabar terhadap perbuatan yang menyakitkan dan berbuat baik dan bergaul bersama mereka dengan akhlak yang mulia semoga kita semua beroleh kemenangan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat

Firman Allah swt di dalam surah Fussilat ayat 34, yang bermaksud:

"Dan tidaklah sama perbuatan yang baik dan perbuatan yang jahat tolaklah (kejahatan yang ditujukan kepadamu) dengan cara yang lebih baik apabila engkau berlaku yang demikian maka orang yang merasa permusuhan terhadapmu dengan serta merta akan menjadi seolah-olah seorang sahabat karib."

KESIMPULAN
Mewujudkan silaturrahim itu terutamanya di kalangan sesama ahli keluarga adalah satu tuntutan dan menjadi kewajipan kepada umat Islam melaksanakannya selari dengan amalan-amalan lain. Kalau silaturrahim itu belum wujud, hendaklah kita wujudkan; kalau ada apa-apa masalah atau kesulitan, hendaklah kita selesaikan; kalau sudah terputus, hendaklah kita pulihkan dan jika sudah baik keadaannya hendaklah kita suburkan. 
 kredit to : adikku syg, ukhti Khairunnisa Zamri
~ hidup ini indah bila semuanya meyakinkan ~
Allah Cinta Agungku 
^_^
 
 

Sifat-sifat pakaian wanita islam..


Secara ringkasnya,berikut ini ialah sifat sifat pakaian wanita dalam islam,sebagaimana yang dapat diambil kesimpulan dan isyarat isyaratnya daripada Quran,Hadith,dan ajaran para ulama dan hukama islam :

1) pakaian itu mestilah menutup Aurat.

2) pakaian itu tidak terlalu tipis sehingga tampak terbayang bayang tubuh badan dari luar.
3) pakaian itu tidak ketat atau sempit,tetapi longgar atau selesa dipakai.Ia menutup bahagian bahagian bentuk tubuh yang menggiurkan nafsu lelaki ia menutup aspek kehaiwanan dari insan itu.
4) warna pakaian itu suram atau gelap,seperti warna hitam atau kelabu asap atau perang,sehingga tidak bernafsu lelaki melihatnya.
5) pakaian itu tidak sesekali disemerbakkan dengan bau bauan harum,demikian juga tubuh badan perempuan itu,kerana bau bauan ini ada pengaruhnya atas nafsu kelamin lelaki yang ajnabi..Perempuan yang memakai bau bauan ketika keluar rumah,sehingga lelaki mencium baunya,disifatkan oleh Rasulullah SAW sebagai zaniyah,ya ini pelacur atau penzina..
6) pakaian itu tidak menyerupai pakaian lelaki.
7) pakaian itu tidak menyerupai pakaian perempuan kafir dan musyrik.
8) pakaian itu bukanlah untuk pakaian bermegah megah,menunjuk nunjuk dan berhias.
 
 

Tuesday, December 04, 2012

NIQABI PERLU JAGA AKHLAK

RESPON AKU SEBAGAI HAMBA ALLAH tentang isu penipuan di internet. kes jual beli henpon dlm group niqabi. moga niqabis2 yg teraniaya byk2 bersabar n byk muhasabah diri.. teguran n pesanan utk diri sendiri n teman2 niqabi.. Afwan.
 ASSALAMU'ALAIKUM WRT WBT.. [SERUAN JIHAD]
sungguh tak ku sgka.. "air yg tenang jangan di sangka tiada buaya.."

ibrah atau pengajaran utk semua termasuk saya : 
-jgn mudah percayakan org wlpun yg paling baik sekali dgn kita..
-jgn tertipu dgn profile picture..kaji dulu ltr blkg sbelum berurusan.
-mmg perlu bersgka baik tapi tetap perlu berwaspada dan hati2 di alam maya.
-risik2 dulu sebelum buat keputusan berurusan soal jualbeli di internet ni
-niqabis-dilabel sbgai org yg baik2 - mudah di tipu dan di manipulasi- jd perlu bijak!
-jgn ingt smua yg punya profile niqabi adalah niqabi yg sebenar..
-muhasabah diri sendiri - mungkin ni berlaku kerna kesalahan sendiri. Allahu'alam
-ingatla ni ujian daripada Allah Ta'ala yg nk uji ketahanan hati kamu bila di timpa ujian tentang material.. wanita mmg kalah dgn material. itu yg sy nmpak.
-lebih menjaga akhlak dan peribadi dlm kesopanan berhadapan dgn masalah dunia yg sgt kecil berbanding huru hara kiamat nanti..Allahu Rabbi..lemahnya diri terasa
-guna hp murah2 je pun takpe-kt pondok pun tak galakkan guna hp canggih..
-banyakkan bersabar kerna SABAR sifat MUKMIN dan AMARAH sifat IBLIS.

p/s: kalau sy org yg mampu, kaya-raya,byk harta dan wang belimpah ruah, pasti saja saya mahu gantikan semua wang yg di tipu oleh sape ntah yg tipu tu kerana apa yg lebih sy cintai adalah NIqabis2 Fillah, para Mujaheedah Pejuang Agama Allah, Akhlak perilaku dan budi pekerti mulia wanita Muslimah.. Allahu Rabbi.. kerdilnya diri terasa.

- setahun da ayah sy di tipu project puluh2 ribu.. skrg msuk kes mahkamah tpi tetap bukan dpt sekarang duit tu sbb melibatkan jumlah project juta dan ayah tak pernah pun mberontak or marah2 or heboh2kan. n partner dia d syarikat pun dia tak pernah nk marah or bermusuh sbb sama2 teraniaya.. ikhtiar,selebihnya Allah yg uruskan. bukan terus marah2 sbb marah sifat syaitan. asif.

- hp sy pun pnah dulu baru beli 2 minggu pastu kena curi di surau..lagi best kan? pencuri gi surau..huu mula2 mmg mara tpi lama2 rasa tu mgkin sbb kesilapan sy sendiri..ujian Allah.. bukannya family sy dibunuh,rumah dirampas,saudara2 dirogol,dipaksa murtad,dipenjara,di usir dari kg halaman sperti yg jadi di PALESTIN n SYRIA tu..rasanya mereka tak salah pape pun smpai di buat begitu oleh rejim ZIONIS n rejim BASYAR..sebagai peringatan bersama.. maaf. sy hnya hamba Allah yg rasa terpanggil utk menegur sblum merebak penyakit hati yg xtau smpai bila.. taknak la nanti Saat AJAL menjemput, hati kita bersifat MAZMUMAH..

SEBAIK-BAIK PAKAIAN ADALAH PAKAIAN TAQWA!
Cukuplah ALLAH untuk Hidupku dan Matiku.. ♥

INI SERUAN JIHAD.. JIHAD MELAWAN NAFSU !
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...