Showing posts with label amal. Show all posts
Showing posts with label amal. Show all posts

Wednesday, November 13, 2013

berburu berkah di bulan muharram

dakwatuna.com – Muharram termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah, selain Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Rajab. Dalilnya sudah jelas, sebagaimana dituturkan Allah dalam Al-Quran.

Sungguh bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat Bulan Haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At-Taubah/9: 36).

Kenapa disebut Bulan Haram? Ibnu Muhammad Al-Jauzi dalam kitab ‘Zad Al-Masir fi Ilm At-Tafsir’ menjelaskan, dinamakan Bulan Haram karena dalam empat bulan itu diharamkan pembunuhan atau peperangan, sebagaimana juga diyakini kaum Jahiliah sebelum Islam datang di bumi Mekah. Selain itu, karena pahala kebaikan di Bulan Haram akan dilipatkan dan demikian pula dosa keburukan.

Kendati demikian, bukan berarti bulan-bulan di luar Bulan Haram tidak mulia. Seperti Ramadhan, jelas bulan penuh kasih sayang, pengampunan, dan keberkahan. Umat Islam jangan lagi terjebak kepada pemahaman dangkal, sebagaimana ketika memahami keutamaan surat atau ayat Al-Quran tertentu. Dipersepsi, misalnya, hanya surat Yasin yang memiliki keutamaan dahsyat. Muncullah tradisi Yasinan, sementara tidak pernah ada tradisi Al-Fatihahan, Al-Baqarahan, Ali Imranan, An-Nisaan.

Penting juga dicatat, sebagian kalangan beranggapan bahwa orang yang paling berjasa dalam menetapkan kalender Hijriah sebagai identitas penanggalan Islam adalah Umar bin Khattab. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Imam As-Suyuti mengungkapkan fakta lain. Menurut murid dari ulama kenamaan bermazhab Hanafi, Taqiyuddin As-Subki, itu ternyata Umar bin Khattab bukan sosok pertama yang menyerukan penggunaan kalender Hijriah. Ibnu Asakir dan Ibnu Shalah membenarkan pendapat ini.

Berdasarkan riwayat yang paling kuat, Rasulullah pernah berkirim surat kepada umat Nasrani di Najran. Dalam surat itu, Rasulullah memerintahkan Ali bin Abu Thalib supaya menuliskan kalimat, “Surat ini ditulis pada hari kelima sejak hijrah”. Karena itu, menurut As-Suyuti, ketika Umar bin Khattab hendak menetapkan sistem kalender Islam, dia mengumpulkan para sahabat dan meminta saran mereka. Peristiwa itu terjadi ketika pemerintahan Umar bin Khattab berjalan dua setengah tahun. Setelah mendapatkan masukan, dia lantas memilih pendapat Ali bin Abu Thalib bahwa acuannya ialah peristiwa hijrah. Dengan kata lain, kalender Hijriah memang baru digunakan secara resmi di masa Khalifah Umar bin Khattab, tetapi ide dan penetapannya berasal dari Rasulullah sendiri.

Nama Hijriah jelas mengacu pada peristiwa hijrah dari Mekah ke Madinah. Ada hikmah besar di balik peristiwa itu. Kalender Hijriah bukan penanggalan biasa. Lebih dari itu, kalender yang dimulai dengan Muharram itu merupakan sebuah identitas dan jati diri umat Islam. Dipilihnya Hijriah sebagai nama kalender Islam, lantaran peristiwa hijrah itulah tonggak peradaban Islam. Hijrah merupakan torehan sejarah yang berhasil meletakkan garis tegas antara hak dan batil.

Kenapa Muharram dipilih sebagai permulaan bulan, padahal hijrah terjadi di bulan Rabiul Awal? Para ulama lalu mengemukakan alasan, karena pada bulan Muharram jamaah haji pulang dari Tanah Suci Mekah ke kampung halaman. Dari segi kronologi hijrah, Muharram juga dinilai sebagai embrio hijrah. Sebab, Rasulullah telah bertekad untuk hijrah dari Mekah ke Madinah sejak bulan Muharram.

Sangat disayangkan kalau masih ada kepercayaan berbau takhayul dan khurafat. Umat Islam jangan lagi memiliki kepercayaan bahwa menikah pada bulan Muharram akan mendatangkan kesialan, seperti kecelakaan, kematian, dan kerugian lain. Muharram bukan bulan kesedihan, demikian juga Syawal dan Safar. Mitos kesialan itu jelas kontraproduktif dengan Al-Quran dan hadits. Menurut riwayat Bukhari, Aisyah dinikahi Rasulullah pada bulan Syawal, pernikahan Ali bin Abu Thalib dengan Fatimah juga disinyalir terjadi di bulan Safar.

Seharusnya kita kembali pada panduan Allah dan Rasulullah. Panduan yang benar dalam memuliakan Muharram adalah dengan berpuasa pada tanggal 10, dikenal dengan istilah puasa Asyura. Rasulullah bersabda, “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah pada bulan Allah yang mulia, yaitu Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat tahajud.” (HR Muslim).

Asyura merupakan kewajiban puasa pertama dalam Islam. Baru ketika kewajiban puasa Ramadhan turun, status hukum puasa Asyura berubah menjadi sunah. Hikmahnya, menghapuskan dosa selama setahun yang telah lewat. Simak hadits riwayat Aisyah berikut. Adalah pada hari Asyura, kaum kafir Quraisy zaman Jahiliah berpuasa. Ketika Rasulullah datang di Madinah, beliau berpuasa dan memerintahkan (sahabat) supaya berpuasa. Maka ketika Allah mewajibkan puasa Ramadhan, beliau meninggalkan puasa Asyura, maka barang siapa berkenan silakan berpuasa, barang siapa meninggalkan juga silakan.” (HR Bukhari).

Asyura juga diyakini sebagai puasa Nabi Saleh. Pada tanggal 10 Muharram itu, Nabi Musa selamat dari kejaran tentara Firaun, Nabi Yunus keluar dari perut ikan, dan Nabi Nuh selamat dari banjir besar. Karena itu, ketika Rasulullah menyaksikan kaum Yahudi dan Nasrani di Madinah berpuasa pada tanggal itu, beliau kemudian memerintahkan puasa sejak tanggal 9 Muharram atau populer dengan istilah puasa Tasu’a. Alasan beliau ketika itu, supaya tradisi puasa umat Islam tidak menyamai tradisi Yahudi dan Nasrani. Sabda Rasulullah, “Apabila tahun depan, insya Allah kita berpuasa pada tanggal sembilan.” (HR Muslim).

Tetapi, tidak sampai mendapati Muharram di tahun depan, Rasulullah sudah meninggal dunia. Karena itu, puasa tanggal 9 Muharram statusnya sunnah hammiyah alias sunnah yang sudah dicita-citakan Rasulullah tetapi beliau belum sempat melakukan. Ibnu Qayim Al-Jauziyah membuat peringkat terkait puasa di bulan Muharram. Menurutnya, puasa bulan Muharram yang paling utama adalah tanggal 9, 10, 11. Tingkatan di bawahnya adalah puasa tanggal 9 dan 10. Yang terendah, puasa tanggal 10 saja.

Demikian, semoga kita semua dapat memuliakan bulan Muharram dengan rangkaian ibadah sesuai tuntunan Allah dan Rasulullah.


 
 
 
 

Wednesday, September 11, 2013

10 PERKARA SIA-SIA by Imam Ibn-ul-Qayyim

kopipes dri fb


Ten Useless Matters According to 
Imam Ibn-ul-Qayyim al-Jawziyyah

There are ten useless matters:

 
1. Knowledge that is not acted on
2. The deed that has neither sincerity nor is based on following the righteous examples of others
3. Money that is hoarded, as the owner neither enjoys it during this life nor obtains any reward for it in the Hereafter
4. The heart that is empty of love and longing for Allah, and of seeking closeness to Him
5. A body that does not obey and serve Allah
6. Loving Allah without following His orders or seeking His pleasure
7. Time that is not spent in expiating sins or seizing opportunities to do good
8. A mind that thinks about useless matters
9. Serving those who do not bring you close to Allah, nor benefit you in your life
10. Hoping and fearing whoever is under the authority of Allah and in His hand; while he cannot bring any benefit or harm to himself, nor death, nor life; nor can he resurrect himself.

However the greater of these matters are wasting the heart and wasting time. Wasting the heart is done by preferring this worldly life over the Hereafter, and wasting time is done by having incessant hope. Destruction occurs by following one’s desires and having incessant hope, while all goodness is found in following the right path and preparing oneself to meet Allah.

How strange it is that when a servant of Allah has a [worldly] problem, he seeks help of Allah, but he never asks Allah to cure his heart before it dies of ignorance, neglect, fulfilling one’s desires and being involved in innovations. Indeed, when the heart dies, he will never feel the significance or impact of his sins.
[Al-Fawaid]

Source: IOU


 

Wednesday, March 13, 2013

mari ingat ALLAH bersamaku..




comel kan?
hmm..macam tu la comelnye hati kita bila ingat pada Allah
malah lebih comel lagi...ade bunga2...rama2..hijau...berangan btul =)
dan kemanisan cinta pada Allah tu akan di rasai
bukan hanya pada kita
tapi pada orang2 yg mndengar luahan kita juga
bait2 kata cinta dari Allah akan turut di rasa orang lain
kerna bila kita melazimi dzikrullah...cintaNya akan hadir
membawa kita lebih dekat dengan Nya...
kadang2 rasa betapa jauhnya kita dari Dia..
tapi Dia masih mahu mendekatkan kita pada Nya.
tentu kamu juga pernah merasainya bukan?
jika benar kamu seorang pendakwah, murobbi, muayyid atau apapun
pasti saja kamu akan gelisah bila apa yg kamu sampaikan tidak kamu lakukan
sepertinya kamu berbicara utk org lain 
hingga lupa telinga kamu lebih dekat dgn lidahmu yg berkata2..
ingin cemerlang dlm dakwah adalah jadikan dirimu testimoni
bukannya menjadikan mutarobbi mu sbgai kertas ujian
yg hanya kamu perlu isi samada betul atau salah jawapannya
apa pernah kita peduli akan semua jawapan2 yg kita isi?
 adakah ia berada di tempat yg betul atau sebaliknya

wahai para du'at..
aku menyeru diriku dan kalian...
hitunglah amal diri kita dahulu sblum mghitung2 mereka...
nasihati diri kita dahulu sblum smpai nasihat itu pada mereka...
ubah tabiat buruk kita dahulu sblum cuba mngubah mereka..
biar kita bersama2 dgn mereka..pimpin tangan mereka
bukan utk mngisi malah turut sama di isi..
mungkin kita selalu rasa kita yg bimbing mereka..
tapi kita lupa..
banyaknya peringatan2 Allah beri pada kita melalui mereka...
Allahu Rabbi...terasa hina diri ini... T_T

mungkin aku masih baru...
kerna itu aku takut...terlalu takut utk memimpin
bukan kerna tidak mahu...tapi kerna aku byk kekurangan
aku taknak jadi mcm ibu ketam..nk ajar anak jalan lurus sdg dia sndiri jln senget
tapi aku suka juga jadi macam ibu ketam
bila cuba mngubah anak2nya utk jalan lurus
supaya anak2nya tidak mengikut cara jalan dia yg senget
dalam masa sama ibu ketam tu pun cuba juga jalan dgn betul
kan comel mcm tu?

apa yg aku bebelkan ni..hmm aku pun xtau..
aku cuma ingin mngajak utk sama2 ingat Allah
banyak2 berdzikir..ingat mati..ingat Rasulullah saw...
ingat hakikat penciptaan diri..tujuan hidup utk apa sbenarnya?
ajak berfikir n renungkan tempat akhir nanti...
pertemuan yg di nanti..
yg ditunggu...
yg di rindu...

tentu saja kalian tahu....kan?
nikmat tertinggi adalah melihat wajah Allah

jom fikir..

apa yg telah kita perbuat untuk itu?

T_T










Sunday, February 24, 2013

Perompak Masuk Islam Semasa Merompak

perkongsian dri akhowat =')
 
"Senyuman syed Qutb ketika berhadapan dengan tali gantung meluluhkan hati  orang yang mengiringi beliau dan ditugaskan untuk menggantung beliau, hingga selepas kesyahidan itu, hati itu segera luluh di hadapan cahaya islam..." Tarbawi

Hakikat pesona insan beriman.....Allahu Ya allah......

Perompak Masuk Islam Semasa Merompak


Ini kisah nyata dan terjadi di Amerika. Seorang pemilik kedai yang sedang menjaga kedainya masuk dalam tajuk utama pemberitaan di berbagai media masa dan elektronik setelah pertemuan tidak terduga dengan seorang perompak yang bersenjatakan pemukul baseball masuk ke kedainya. Uniknya, dalam kejadian tersebut si perompak kemudian akhirnya masuk Islam ditangan si pemilik kedai tersebut.

Muhammad Sohail, 47, kala itu tengah bersiap untuk menutup kedainya tepat pada tengah malam ketika tiba-tiba – “terlihat dalam kamera CCTV/pengawas” – ada seorang lelaki yang datang menghampirinya dengan membawa tongkat pemukul baseball dan meminta Sohail untuk menyerahkan sejumlah wang.
Tidak mahu tunduk kepada penjahat tersebut, Sohail langsung meraih senapang shotgun yang diletakkan dibawah lacinya. Merasa kalah dalam hal senjata, lelaki bertopeng tersebut langsung kehilangan akal, seketika itu dia menjatuhkan tongkat pemukulnya ke tanah dan berlutut memohon ampun sambil menangis.

Perompak tersebut mengatakan bahawa dia terpaksa merompak untuk memenuhi keperluan keluarganya yang tengah kelaparan.

“Tolong jangan panggil polis, jangan tembak saya. Saya tidak punya wang, saya tidak punya makanan di rumah saya,” tutur Sohail menirukan kata-kata perompak tersebut. “Dia menangis tersedu-sedu seperti seorang bayi kecil,” tambah Sohail.

Tidak seperti kebanyakan warga kulit putih AS lainnya yang langsung memanggil polis jika berada dalam situasi yang seperti itu, pemilik kedai justeru membuka dompetnya lalu mengulurkan wang tunai sebanyak $40 berikut sebungkus roti, namun dengan satu syarat, lelaki tersebut harus berhenti sama sekali tidak pernah lagi akan merampok.

Seraya memberikan wang Suhail berkata, “Pulanglah.,kembalilah kepada keluargamu!. Terlihat saat menerima wang $40 tersebut, si perompak kelihatan sangat terkesima.” Perompak itu terpegun atas wang yang ia terima kemudian secara tidak terduga ia mengatakan kepada Suhail bahwa dia ingin menjadi seorang Muslim seperti Suhail.

Suhail dengan disertai rasa takjub kembali berkata, “Apakah kamu serius dengan ucapanmu itu?”


Si perompak dengan yakin menjawab, “Ya. Saya ingin menjadi muslim sepertimu..!”

Sohail menuturkan bahwa dirinya kemudian meminta perompak tersebut untuk ikut mengucapkan dua kalimat syahadat seperti yang dia ucapkan sembari mengangkat sebelah tangannya, kemudian keadaan tersebut diakhiri dengan berjabatan tangannya.

Kemudian Suhail berkata. “Tunggulah di sini sebentar, saya akan ke belakang mencarikan sesuatu untuk anda mungkin terdapat susu di belakang yang juga boleh anda bawa pulang.” Namun ketika Sohail kembali, sang perampok sudah meninggalkan kedai.

Setelah beberapa bulan kemudian, sang perompak mengirim surat kepada Suhail dan di dalam surat berisi wang 40 Dollar dengan maksud mengembalikan wang yang telah diberikan Suhail sewaktu dirampoknya.

Isi judul surat itu menyebut “Your Change My Life”, Maksudnya bahwa Suhail telah mengubah hidupnya. Walau pada kenyataannya, Suhail tak pernah tahu dan mengenal siapa lelaki yang telah merampoknya itu.

Di akhir Surat, perompak itu mengakhiri coretan suratnya dengan “by Your Muslim Brothers” (dari Saudara Semuslim Anda), 


p/s: cerita ini sgt comeyl =) 


Sunday, February 17, 2013

sebuah kisah 'basah'

Aslmkm ikhwah dan akhawat, nah sebuah kisah 'basah'...kelebihan istigfar...

Suatu ketika itu, Imam Ahmad singgah di sebuah tempat yang kebanyakan mereka tidak mengenalinya (kurangnya teknologi ketika itu). keadaan sudah larut malam dan Imam Ahmad merasa letih dan ingin tidur didalam sebuah masjid. Tapi niatnya tidak kesampaian kerana penjaga masjid tersebut melarang Imam Ahmad untuk tidur di masjid. Imam Ahmad kemudian bertanya kepada penjaga tersebut sama ada dia dibenarkan untuk tidur di luar masjid, penjaga itu melarangnya. Imam Ahmad bertanya lagi jika dia tidak tidur, tetapi hanya berdiri di perkarangan masjid, penjaga itu melarangnya lagi.
Penjaga itu kemudian menolak Imam Ahmad dari masjid tersebut.
Seorang pembuat roti ternampak kelakuan antara Imam Ahmad dan penjaga masjid tersebut. Setelah jelas akan situasi Imam Ahmad, maka si pembuat roti mempelawa Imam Ahmad untuk bermalam sahaja dirumahnya. Imam Ahmad menerima pelawaan tersebut.
Ketika Imam Ahmad hendak tidur, dia terdengar zikir istighfar dari si pembuat roti yang sedang sibuk membuat rotinya. Imam Ahmad mendengarkan zikir itu sehingga boleh dikatakan si pembuat roti itu berzikir istighfar sepanjang malam.
Paginya Imam Ahmad bertanya kepada si pembuat roti mengapa dia beristighfar. maka si pembuat roti menjawab, "Setakat ini segala doa saya dikabulkan Allah melainkan satu perkara sahaja belum lagi".
Imam Ahmad bertanya "Apakah doa kamu yang belum di perkenankan oleh Allah itu?.
Jawab lelaki itu " Saya berdoa agar dipertemukan dengan Imam Ahmad bin Hanbal"
Maka kata Imam Ahmad : " Saya lah orangnya, Akulah Imam Ahmad Bin Hanbal, demi Allah, sesungguhnya aku telah diseret untuk menuju kepadamu."
 
(Sumber: majalah Qiblati, indonesia. edisi ke 8)
 
 p/s: citer ni dari perkongsian akhowat.banyaknya kelebihan istigfar..doa di makbulkan.. hehe.. kdg2 rasa juga begini..smpai malu dibuatnya..benarlah percaturan Allah sgt cantik dan memang yg terbaik! sukerr citer nii...syg Allah sgt2! hari ni pun hari yg menggembirakan..doa di makbul dpt jumpa n cakap ngan ustad ismail yg comel. subhanallah.. alhamdulillah.. banyaknya ilmu yg sy dpt arini.. terharu..huuu~ Allah Maha Pengasih dan Penyayang.. ^_^
 
=)
 
 
 

Monday, February 11, 2013

5 cahaya utk 5 kegelapan

1- Dosa adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Taubat.
2- Kubur adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Solat.
3- Neraca Timbangan  adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah La Ilaha IllAllah.
4- Titian Sirat adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Yaqin.
5- Alam Akhirat  adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Amal Soleh.

sumber http://peribadirasulullah.wordpress.com/2013/02/09/5-cahaya-yang-menyuluh-5-kegelapan/

 

Tuesday, February 05, 2013

7 sunnah2 utama Rasulullah SAW

"Sesungguhnya Rasulullah SAW adalah pintu untuk bertemu Allah bagi setiap manusia. Baginda SAW adalah sebaik-baik ikutan, bagi mereka yang yakin dengan Allah, yang mahu redha Allah. Ikutlah." (Habib Ali Zaenal Abidin al-Hamid)


 Berkata-kata tentang sunnah Baginda SAW, apakah ia sunnah-sunnah utama:

Pertama: Tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjud malamnya.

Kedua: Membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga: Solat di masjid terutama di waktu subuh.

Keempat: Jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha.

Kelima: Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

Keenam: Jaga wudhu terus menerus kerana Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, "Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah".

Ketujuh: Amalkan istighfar setiap saat utk menghapus dosa. Ketahuilah dosa-dosa kita buat kita jauh dari Allah.

 sumber : Ismi Eila


 

3 ALASAN MANUSIA BERIMAN MENANGIS



(1) karena takut kepada Allah,
Yang pertama merupakan kaffarah (tebusan) bagi dosa-dosa yang pernah dilakukannya.

(2) karena ngeri kepada kemarahan Allah, dan
Yang kedua merupakan penbersihan terhadap aib-aibnya.

(3) karena takut terputus dengan Allah.
Yang ketiga merupakan perlindungan yang disertai keridhaan Allah.

Buah kaffarah terhadap dosa-dosa yang pernah dilakukannya adalah selamat dari siksa, buah kebersihan dari aib-aibnya adalah keni'matan yang abadi dan derajat mulia, dan buah perlindungan beserta ridha-Nya adalah memperoleh kebaikan kabar gembira yang datang dari Allah Swt berupa keridhaan melihat-Nya, dekat di sisi-Nya, dan dapat kunjungan para Malaikat serta tambahan keutamaan-keutamaan."

(Ali bin Abi Thalib Ra)

Wednesday, January 02, 2013

3 hal dalam bersaudara

"Hendaknya saudaramu mendapatkan tiga hal darimu:

1/ apabila engkau belum bisa memberinya manfaat, janganlah sampai memberinya mudharat,

2/ apabila engkau belum bisa memberinya bahagia, janganlah sampai memberinya duka nestafa, dan

3/ apabila engkau belum bisa memujinya, janganlah sampai mencela dan merendahkannya" -

(Yahya bin Mu'adz Ar-Razi) @ Risalah Al-Qusyairiyah, Imam Al-Qusyairi.








Tuesday, December 25, 2012

7 mata dicintai Allah


4 petua imam shafie

Menguatkan badan

1. makan daging
2. memakai haruman
3. kerap mandi
4. berpakaian dari kapas

Melemahkan badan

1. banyak bersetubuh
2. selalu cemas
3. banyak minum air ketika makan
4. banyak makan bahan yang masam

Menajamkan mata

1. duduk mengadap kiblat
2. bercelak sebelum tidur
3. memandang yang hijau
4. berpakaian bersih

Merosakkan mata

1. memandang najis
2. melihat orang dibunuh
3. melihat kemaluan
4. membelakangi kiblat

Menajamkan fikiran

1. tidak banyak berbual kosong
2. rajin bersugi (gosok gigi)
3. bercakap dengan orang soleh
4. bergaul dengan para ulama


Monday, December 24, 2012

pesanan buat niqabis


Kamu katakan niatmu berada di sini adalah sebagai salah satu medan bagimu untuk meyampaikan dakwah-Nya seterusnya melaksanakan tanggungjawab sebagai khalifah-Nya. Namun sedarkah kamu apa yang kamu lakukan sekarang? Adakah kamu sedar atau sememangnya kamu masih belum sedar? Mari kita lihat.

Ramai antara niqobis yang ana perhatikan sekarang gemar upload gambar mereka berniqob dan ada juga tanpa niqob dengan gaya yang bisa menarik perhatian. Tidak ana nafikan, ana jua pernah melakukan sedemikian namun dengan izin suatu hari Allah telah menunjukkan cahaya-Nya.

Tahukah kamu walau gambar yang kamu upload itu gambar berniqob yang menutup sebahagian wajahmu namun sebenarnya masih lagi dapat meruntuhkan jiwa lelaki dengan satu fitnah. Apakah ia? Ianya adalah sepasang mata. Sepasang mata yang terhias cantik dengan ukiran celak yang menawan. 'Sepasang mata Si Hawa itu mampu menggelorakan seribu jiwa Si Adam'. Ianya menjadi daya penarik utama bagi kaum Adam dan sedar atau tidak ianya ke arah membuka satu pintu zina buat kamu. Nauzubillah!

Saidatina Aisyah RA pernah berpesan :

"Sebaik-baik wanita adalah yang tidak memandang dan dipandang"

Srikandi Islam yang cantik rupawan ini,malah baik ilmunya dan menjadi ikon kaum Hawa dulu kini dan selamanya sendiri berpesan akan azimat ini. Pesanan ini untuk menegaskan bahawa,"SEBAIK-BAIK" bermaksud penekanan kepada wanita-wanita yang berusaha menjadi baik,haruslah dan mestilah orang yang berusaha untuk tidak dipandang dan tidak memandang.

Tidak dipandang adalah membawa maksud,tidak menjadi perhatian kaum ajnabi(lelaki tiada pertalian darah) secara syahwat ataupun tanpa nafsu syahwat.
Tidak memandang pula membawa maksud,menundukkan pandangan daripada melihat ajnabi(lelaki tiada pertalian darah) dan perkara yang berupa maksiat.

Jadi disini ingin ana tegaskan, pemakaian purdah ini dasarnya adalah untuk tidak diPANDANG akan kejelitaan wajah yang mampu menaikkan syahwat ajnabi(lelaki tiada pertalian darah) Atau lebih mudah adalah supaya tidak menjadi perhatian awam. Namun,sekiranya pemakaian purdah itu sendiri menjadi perhatian,maka tujuan asalnya telah terpesong sama sekali. Malah,akan menimbulkan fitnah kepada si pemakai itu sendiri.

Sama hal juga seperti kamu upload gambar kamu berniqob di facebook and etc. Ianya sememangnya tidak memaparkan wajah kamu tetapi cukup dengan sepasang mata yang indah dan gaya kamu itu sudah membuatkan lelaki ajnabi 'terjatuh'.

Oleh yang demikian, sebagai wanita yang berusaha untuk menjadi"SEBAIK-BAIK"wanita seperti yang dipesan oleh Saidatina Aisyah,maka perlu dan wajiblah kepada kita untuk berusaha agar tidak dipandang dan juga tidak memandang kepada yang maksiat itu. Supaya kita,terselamat dari fitnah-fitnah dunia dan mengharumkan nama baik muslimah itu sendiri.

"Wanita itu adalah perhiasan dunia.Dan SEBAIK-BAIK perhiasan adalah yang solehah"

Jelas? Tepuk dada. Buka hati. Buka minda. Tanya iman. Apa khabar imanmu?
________________________________________________

Allahummasallia'ala Saidina Muhammad,
Pena Dakwah-Nya ♥
 
 

Thursday, December 20, 2012

Astargfirullah T_T


bila Allah menguji kita dgn sesuatu yg bathil, dan kita terjebak, termasuk dan terbuat sedangkan kita tahu perkara itu adalah suatu dosa dan tidak disukai oleh Allah, tapi atas dorongan nafsu dan iman yg sgt lemah, kita melakukannya tanpa rasa takut pada Allah. tanpa sedar Allah sedang melihat. tanpa malu pada kedua pencatat amalan di kiri kanan kita.. Allahu Rabbi.. bgaimana jika disaat itu jasad dan roh kita di pisahkan..diri ini tidak mahu mati dlm su'ul khatimah.. Astargfirullahal'azim..

sebesar mana pun dosamu, Pengampunan dan rahmat Allah lebih besar.. tapi itu tak bermakna kita boleh bermaksiat sesuka hati.. maafkan diri ini menjadi pencinta yg tak setia pada Mu.. :'(


Dari Anas ra, bahwasanya Nabi saw banyak membaca do'a sebagai berikut:
Yaa muqallibal quluubi, tsabbit qalbii ‘alaa diinika
"Ya Allah, Tuhan Yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku agar senantiasa bepegang teguh kepada agama-Mu"
(HR. Al-Bukhari).





Tuesday, December 11, 2012

TAHUKAH KAU WAHAI ADAM

♥ Apa yang ada di sebalik sekeping hati
seorang muslimah itu ?

♥ Ketahuilah , dia sedang berjuang
memelihara hati engkau
supaya tegar meletakkan Allah di atas
singgahsana dalam
hatimu .

♥ Dia mahukan engkau , 
menjadi mujahid yang sibuk
menegakkan kalimah haq berbanding
melayani hawa nafsumu.

♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
menjadi punca kelalaian hatimu 
dalam menunaikan haq Allah .

♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
mengkhianati haq Allah dgn 
mengambil alih singgahsana Allah dalam hatimu
 
 

Friday, December 07, 2012

off to MK 2012

BismilLahirRahmanirRahim..

as akhowat 02, we must attend Mukhayyam Khariji 07th - 09th of Dec 2012..
dengan ini di umumkan bahawa blog ini akan sunyi sampai ari ahad.. hii tata semua..

"..Bekerjalah, maka Allah akan melihat amal-amal kamu serta orang-orang beriman..."

Insyaa Allah dengan niat yang tulus, ukhuwwah dan toleransi semua akan menjadi mudah.. yang berat sama dipikul, yang ringan sama dijinjing. >>>> ayat akhowat :)


Allahummahdina wahdibina...
(Ya Allah,berilah hidayat pd kami dan jadikanlah kami asbab hidayat).. 

Ameen..

salam dakwah dan tarbiyah! =)


Thursday, December 06, 2012

TIPS ISTIQAMAH DALAM JEMAAH


~ buat semua kerana mengharapkan redha Allah
~ tidak mengharapkan pujian dan balasan daripada makhluk
~ sentiasa perbetul niat hanya kerana Allah
~ berbaik sgka sesama ahli jemaah
~ menjaga akhlak n baitbicara
~ elak diri dari IRI HATI or hasad dengki
~ zuhud dan berlapang dada
~ tidak pentingkan diri sendiri dan rendahkan ego
~ tidak memandang rendah pada ahli jemaah yg lain
~ jgn pernah terdetik di hati "bagusnya aku!"
~ bykkan istigfar dan doa agar amal diterima n dikekalkan di jln dakwah.. 


ameen.. insya Allah.. :)


Wednesday, December 05, 2012

mari bersilaturrahim! ^_^ Allahu Rabbi..

MAKSUD SILATURRAHIM?

"Menghubungkan Silaturrahim" atau tali persaudaraan dan kekeluargaan. Silah memberi maksud hubungan, Ar-Rahim maknanya pertalian manusia dari segi keturunan dan disebut juga kerabat atau keluarga.

IMAM Ibnul Atsir berkata: "Silaturrahim adalah suatu ungkapan berkaitan dengan menjalinkan perbuatan baik terhadap kaum kerabat yang memiliki hubungan senasab atau perkahwinan, berlemah lembut kepada mereka, menyayangi mereka, memerhatikan keadaan mereka, walaupun mereka jauh dan berbuat jahat. Manakala memutuskan silaturahim adalah suatu perbuatan yang berlawanan dengannya"

Kaum kerabat terdiri daripada kedua ibu dan bapa, adik beradik, pakcik, makcik, sepupu, nenek, datuk dan anak yang memiliki hubungan kekeluargaan yang dekat. Adapun hubungan yang dinisbahkan kepada selain ahli keluarga, maka ia disebut sebagai ukhuwah Islamiah (persaudaraan sesama Islam).

Allah swt ada berfirman dengan maksud: "Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dulu (di masa jahiliah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu kerana nikmat Allah, orang yang bersaudara" (Surah Ali-Imran, ayat 103)

ISLAM ANJUR HUBUNGKAN SILATURRAHIM

Mengeratkan silaturrahim sesama saudara hukumnya wajib sebagaimana perintah Allah swt dalam ayat di bawah ini:

“Dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu selalu meminta dengan menyebut-nyebut namaNya, serta peliharalah hubungan (silaturrahim) kaum kerabat; kerana sesungguhnya Allah sentiasa memerhati (mengawas) kamu” (Surah an-Nisaa’, ayat 1)

Kewajipan mengeratkan silaturrahim itu juga disandarkan dengan rasa keimanan kepada Allah swt sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasullullah saw. Baginda bersabda yang bermaksud:

“Dan siapa yang beriman dengan Allah dan Hari Akhirat maka hendaklah dia mengeratkan kekeluargaan (silaturrahim)” (Hadits riwayat Bukhari)

Allah swt mewajibkan kepada kita semua untuk menghubungkan silaturrahim dan mengharam memutuskannya dan menyuruh kita supaya sentiasa berbuat baik dan tolong-menolong dalam perkara-perkara kebaikan kepada semua manusia terutama kepada mereka yang ada hubungan kekeluargaan.

Firman Allah swt dalam surah An-Nisa', ayat 1 yang bermaksud:

"Wahai umat manusia, hendaklah kamu sekalian bertaqwa kepada Allah, yang telah menjadikan kamu sekalian (berasal) dari satu bapa (Adam) yang kemudian dijadikannya pula pasangannya , dari kedua jenis kelamin iaitu maka berkembang biaklah manusia di muka bumi ini lelaki dan perempuan. Maka hendaklah kamu takut kepada Allah yang kamu minta-meminta dengan namaNya, demikian juga hendaklah kamu jaga tali persaudaraan (silaturrahim). Allah selalu waspada tehadap kamu sekalian"

Dalam surah yang sama (An-Nisa’), ayat 36, Allah swt berfirman lagi, yang bermaksud:

"Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan jangan kamu sekutukan dia dengan sesuatu pun jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua ibu-bapa dan kaum kerabat dan anak-anak yatim dan orang-orang miskin dan jiran tetangga yang dekat dan jiran tetangga yang jauh dan rakan sejawat dan orang musafir yang terlantar dan juga hamba yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang sombong takbur dan membangga-banggakan diri"

Rasulullah saw ada membuat penjelasan berhubung dengan hubungan silaturrahim ini. ANTARA hadis yang berkaitan:

“Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, hendaklah dia menjalinkan silaturrahim” (Hadis riwayat Bukhari)

“Tidak masuk Syurga mereka yang memutuskan silaturrahim” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Oleh itu, dengan bersandarkan peringatan Allah swt dan Rasul saw ini, MARI KITA jalin, MARI KITA pelihara dan MARI KITA suburkan hubungan silaturrahim di kalangan ahli-ahli keluarga kita.

HIKMAT PENSYARIATAN SILATURRAHIM

Hubungan silaturrahim adalah hubungan untuk menyebar kasih sayang dan kecintaan bukan kebencian antara sesama orang yang beriman. Mereka yang mengutamakan hubungan silaturrahim memiliki banyak kelebihan yang dianugerahkan oleh Allah swt. ANTARANYA:

1.Hikmah bersilaturrahim ialah dimurahkan rezeki dan dipanjangkan umur sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Nabi saw bersabda dengan maksud:

“Barangsiapa yang suka dimurahkan rezekinya dan dipanjangkan usianya maka hendaklah dia menyambungkan kekeluargaan (silaturrahim)”

2. Selain melaksanakan perintah Allah swt dan RasulNya, jalinan silaturrahim juga akan membina suasana kasih sayang yang harmoni dan saling bantu membantu di kalangan ahli keluarga. Hubungan baik ini juga membolehkan berlaku perkongsian ilmu serta kebaikan, meraih kekuatan dengan kesatuan kekeluargaan yang terbina, menjauhi keburukan seperti fitnah atau buruk sangka dan yang akhirnya diberi jaminan syurga oleh Allah swt.

Daripada Abu Ayyub al-Anshari, katanya: "Seorang lelaki datang bertanya kepada Rasulullah saw: Wahai Rasulullah, beritahu kepadaku suatu amal yang dapat memasukkan aku ke dalam syurga dan menjauhkan aku dari neraka. Maka Nabi SAW bersabda: Engkau beribadah kepada Allah dan tidak mensyirikkanNya dengan sesuatu apa pun, mendirikan solat, mengeluarkan zakat dan menjalinkan silaturrahim" (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Firman Allah swt yang bermaksud: "Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu" (Surah an-Nisaa', ayat 1)

Rumusannya, usaha menjalinkan silaturrahim memberikan banyak manfaat. Ia sebagai suatu usaha (tanggungjawab) melaksanakan perintah Allah swt dan RasulNya, membina suasana kasih sayang yang harmoni dan saling bantu membantu, diberi keluasan rezeki oleh Allah, meraih kekuatan dengan kesatuan kekeluargaan yang terbina, menjauhi keburukan seperti fitnah dan buruk sangka, dan yang akhirnya diberi jaminan Syurga (dijauhkan dari Neraka) oleh Allah swt.

MENJALIN SILATURRAHIM – BAGAIMANA CARA?


Menjalinkan hubungan silaturrahim di kalangan ahli keluarga dapat dilaksanakan dengan pelbagai cara. ANTARANYA sentiasa berhubung dengan mereka sama ada dengan menziarahi mereka atau dengan memanfaatkan peranan alat bantu teknologi masa kini (seperti internet, e-mail, sms, atau telefon), bertanyakan khabar , memberikan hadiah, sentiasa hormat-menghormati terutamanya kepada mereka yang lebih tua, segera membantu mereka yang memerlukan dan yang berada dalam kesusahan, saling sayang menyayangi, ingat mengingatkan, memuliakan mereka, mendampingi mereka jika mereka menghadapi kesedihan, meraikan kegembiraan mereka, sentiasa memenuhi undangan dari mereka, mendoakan kebaikan buat mereka, mendamaikan yang berselisih, dan juga mengajak mereka kepada jalan kebaikan yang diredhai oleh Allah swt.

Perhubungan yang baik terhadap ahli keluarga ini perlu dilakukan secara berterusan bertepatan dengan petunjuk Allah swt dan sunnah RasulNya. Kepada mereka yang memiliki ahli keluarga yang kafir, fasiq, atau seumpamanya, maka jalinan kekeluargaan bersama dengan mereka boleh dilakukan melalui nasihat-nasihat tertentu yang baik-baik, memberi tunjuk ajar, peringatan, membantu mereka dalam kesusahan, dan berusaha mengajak mereka ke jalan yang benar dengan hikmah.

Kita boleh gunakan kesempatan hari-hari perayaan (umpamanya Hari Raya Aidil Fitri) untuk menjalinkan hubungan silaturrahim yang lebih erat di kalangan sesama ahli keluarga. Yang terputus, kita jalinkan kembali; yang renggang, kita dekat-dekatkan; dan yang rapat, kita mesra-mesrakan. Hulurkan tangan memohon maaf tanpa mengira siapa yang benar dan siapa yang salah. Itulah sifat seorang Muslim yang mulia.

SILATURRAHIM YANG TERPUTUS - JALIN SEMULA !

Islam amat menuntut umatnya untuk menjaga hubungan silaturrahim sesama manusia, kerana akibat memutuskan silaturrahim itu amat besar kesan keburukannya, bukan hanya setakat di dunia sahaja bahkan juga di akhirat kelak. Lazimnya, gejala memutuskan silaturrahim di kalangan ahli keluarga berpunca daripada pertengkaran atau perselisihan yang disebabkan oleh harta benda, harta pusaka, hutang piutang, hasutan, fitnah, sifat sombong dan mementing diri sendiri. Hatta perkelahian antara sesama anak pun juga boleh menyebabkan terputusnya ikatan silaturrahim, di mana kedua-dua pihak saling salah-menyalahkan, didorong lagi jika kedua-duanya tidak mempunyai kesabaran dan sikap terbuka serta mengalah untuk memohon maaf atau saling bermaafan. Permusuhan dan pergeseran seperti ini boleh berlaku secara berpanjangan jika tidak ada kesedaran dalam diri kedua-dua pihak atau tidak ada orang lain yang mahu meleraikan atau mendamaikan pihak yang bermusuhan ini.

Perlu diingat bahawa tanggungjawab untuk membina semula silaturrahim yang terputus, bukan sahaja terletak kepada dua pihak yang bermusuhan, tetapi sanak saudara atau kawan-kawan yang mengetahui tentang perkara ini juga boleh memainkan peranan yang penting selaku orang tengah dalam mendamaikan dan menyambung semula silaturrahim yang terputus.

Oleh itu binalah ikatan silaturrahim sesama insan dalam apa jua kesempatan, mungkin dalam suasana hari raya, merupakan kesempatan yang baik untuk menjalinkan semula hubungan yang baik,
tetapi menunggu hari raya mungkin mengambil masa yang lama. Oleh itu, berfikir dan bertindaklah secara bijaksana dalam mencari waktu yang sesuai pada bila-bila masa sebagai satu wadah untuk memperkukuhkan lagi tali silaturrahim.

Rasulullah saw ada bersabda yang bermaksud:

"Orang yang menjalinkan hubungan kekeluargaan bukanlah mereka yang membalas sesuatu kebaikan, tetapi adalah mereka yang menyambungkan (menjalinkan semula) suatu perhubungan yang telah terputus" (Hadis riwayat Bukhari)

Kita perlu berusaha menghubungkan silaturrahim dengan mereka. Kita ketepikan kebencian dan padamkan api dendam. Kita berlaku baik dan tunjukkan kasih sayang kepada mereka. Kita juga perlu bersabar terhadap perbuatan yang menyakitkan dan berbuat baik dan bergaul bersama mereka dengan akhlak yang mulia semoga kita semua beroleh kemenangan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat

Firman Allah swt di dalam surah Fussilat ayat 34, yang bermaksud:

"Dan tidaklah sama perbuatan yang baik dan perbuatan yang jahat tolaklah (kejahatan yang ditujukan kepadamu) dengan cara yang lebih baik apabila engkau berlaku yang demikian maka orang yang merasa permusuhan terhadapmu dengan serta merta akan menjadi seolah-olah seorang sahabat karib."

KESIMPULAN
Mewujudkan silaturrahim itu terutamanya di kalangan sesama ahli keluarga adalah satu tuntutan dan menjadi kewajipan kepada umat Islam melaksanakannya selari dengan amalan-amalan lain. Kalau silaturrahim itu belum wujud, hendaklah kita wujudkan; kalau ada apa-apa masalah atau kesulitan, hendaklah kita selesaikan; kalau sudah terputus, hendaklah kita pulihkan dan jika sudah baik keadaannya hendaklah kita suburkan. 
 kredit to : adikku syg, ukhti Khairunnisa Zamri
~ hidup ini indah bila semuanya meyakinkan ~
Allah Cinta Agungku 
^_^
 
 

Sifat-sifat pakaian wanita islam..


Secara ringkasnya,berikut ini ialah sifat sifat pakaian wanita dalam islam,sebagaimana yang dapat diambil kesimpulan dan isyarat isyaratnya daripada Quran,Hadith,dan ajaran para ulama dan hukama islam :

1) pakaian itu mestilah menutup Aurat.

2) pakaian itu tidak terlalu tipis sehingga tampak terbayang bayang tubuh badan dari luar.
3) pakaian itu tidak ketat atau sempit,tetapi longgar atau selesa dipakai.Ia menutup bahagian bahagian bentuk tubuh yang menggiurkan nafsu lelaki ia menutup aspek kehaiwanan dari insan itu.
4) warna pakaian itu suram atau gelap,seperti warna hitam atau kelabu asap atau perang,sehingga tidak bernafsu lelaki melihatnya.
5) pakaian itu tidak sesekali disemerbakkan dengan bau bauan harum,demikian juga tubuh badan perempuan itu,kerana bau bauan ini ada pengaruhnya atas nafsu kelamin lelaki yang ajnabi..Perempuan yang memakai bau bauan ketika keluar rumah,sehingga lelaki mencium baunya,disifatkan oleh Rasulullah SAW sebagai zaniyah,ya ini pelacur atau penzina..
6) pakaian itu tidak menyerupai pakaian lelaki.
7) pakaian itu tidak menyerupai pakaian perempuan kafir dan musyrik.
8) pakaian itu bukanlah untuk pakaian bermegah megah,menunjuk nunjuk dan berhias.
 
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...