menuju cinta Allah swt dan Rasulullah saw..mengecapi kebahagiaan dunia akhirat...
10 SIFAT KEROHANIAN
Showing posts with label amal. Show all posts
Showing posts with label amal. Show all posts
Friday, November 15, 2013
PUASA & IMAM MALIK
pokok pangkal
amal,
ibadat,
imam malik,
puasa,
Rasulullah
Wednesday, November 13, 2013
berburu berkah di bulan muharram
dakwatuna.com – Muharram termasuk salah satu dari
empat bulan yang dimuliakan Allah, selain Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan
Rajab. Dalilnya sudah jelas, sebagaimana dituturkan Allah dalam
Al-Quran.
Sungguh bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan,
dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di
antaranya empat Bulan Haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka
janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan
perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi
kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang
bertakwa.” (QS At-Taubah/9: 36).
Kenapa disebut Bulan Haram? Ibnu Muhammad Al-Jauzi dalam kitab ‘Zad
Al-Masir fi Ilm At-Tafsir’ menjelaskan, dinamakan Bulan Haram karena
dalam empat bulan itu diharamkan pembunuhan atau peperangan, sebagaimana
juga diyakini kaum Jahiliah sebelum Islam datang di bumi Mekah. Selain
itu, karena pahala kebaikan di Bulan Haram akan dilipatkan dan demikian
pula dosa keburukan.
Kendati demikian, bukan berarti bulan-bulan di luar Bulan Haram tidak
mulia. Seperti Ramadhan, jelas bulan penuh kasih sayang, pengampunan,
dan keberkahan. Umat Islam jangan lagi terjebak kepada pemahaman
dangkal, sebagaimana ketika memahami keutamaan surat atau ayat Al-Quran
tertentu. Dipersepsi, misalnya, hanya surat Yasin yang memiliki
keutamaan dahsyat. Muncullah tradisi Yasinan, sementara tidak pernah ada
tradisi Al-Fatihahan, Al-Baqarahan, Ali Imranan, An-Nisaan.
Penting juga dicatat, sebagian kalangan beranggapan bahwa orang yang
paling berjasa dalam menetapkan kalender Hijriah sebagai identitas
penanggalan Islam adalah Umar bin Khattab. Anggapan itu tidak sepenuhnya
benar. Imam As-Suyuti mengungkapkan fakta lain. Menurut murid dari
ulama kenamaan bermazhab Hanafi, Taqiyuddin As-Subki, itu ternyata Umar
bin Khattab bukan sosok pertama yang menyerukan penggunaan kalender
Hijriah. Ibnu Asakir dan Ibnu Shalah membenarkan pendapat ini.
Berdasarkan riwayat yang paling kuat, Rasulullah pernah berkirim
surat kepada umat Nasrani di Najran. Dalam surat itu, Rasulullah
memerintahkan Ali bin Abu Thalib supaya menuliskan kalimat, “Surat ini
ditulis pada hari kelima sejak hijrah”. Karena itu, menurut As-Suyuti,
ketika Umar bin Khattab hendak menetapkan sistem kalender Islam, dia
mengumpulkan para sahabat dan meminta saran mereka. Peristiwa itu
terjadi ketika pemerintahan Umar bin Khattab berjalan dua setengah
tahun. Setelah mendapatkan masukan, dia lantas memilih pendapat Ali bin
Abu Thalib bahwa acuannya ialah peristiwa hijrah. Dengan kata lain,
kalender Hijriah memang baru digunakan secara resmi di masa Khalifah
Umar bin Khattab, tetapi ide dan penetapannya berasal dari Rasulullah
sendiri.
Nama Hijriah jelas mengacu pada peristiwa hijrah dari Mekah ke
Madinah. Ada hikmah besar di balik peristiwa itu. Kalender Hijriah bukan
penanggalan biasa. Lebih dari itu, kalender yang dimulai dengan
Muharram itu merupakan sebuah identitas dan jati diri umat Islam.
Dipilihnya Hijriah sebagai nama kalender Islam, lantaran peristiwa
hijrah itulah tonggak peradaban Islam. Hijrah merupakan torehan sejarah
yang berhasil meletakkan garis tegas antara hak dan batil.
Kenapa Muharram dipilih sebagai permulaan bulan, padahal hijrah
terjadi di bulan Rabiul Awal? Para ulama lalu mengemukakan alasan,
karena pada bulan Muharram jamaah haji pulang dari Tanah Suci Mekah ke
kampung halaman. Dari segi kronologi hijrah, Muharram juga dinilai
sebagai embrio hijrah. Sebab, Rasulullah telah bertekad untuk hijrah
dari Mekah ke Madinah sejak bulan Muharram.
Sangat disayangkan kalau masih ada kepercayaan berbau takhayul dan
khurafat. Umat Islam jangan lagi memiliki kepercayaan bahwa menikah pada
bulan Muharram akan mendatangkan kesialan, seperti kecelakaan,
kematian, dan kerugian lain. Muharram bukan bulan kesedihan, demikian
juga Syawal dan Safar. Mitos kesialan itu jelas kontraproduktif dengan
Al-Quran dan hadits. Menurut riwayat Bukhari, Aisyah dinikahi Rasulullah
pada bulan Syawal, pernikahan Ali bin Abu Thalib dengan Fatimah juga
disinyalir terjadi di bulan Safar.
Seharusnya kita kembali pada panduan Allah dan Rasulullah. Panduan
yang benar dalam memuliakan Muharram adalah dengan berpuasa pada tanggal
10, dikenal dengan istilah puasa Asyura. Rasulullah bersabda, “Puasa
yang paling utama setelah Ramadhan adalah pada bulan Allah yang mulia,
yaitu Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah
shalat tahajud.” (HR Muslim).
Asyura merupakan kewajiban puasa pertama dalam Islam. Baru ketika
kewajiban puasa Ramadhan turun, status hukum puasa Asyura berubah
menjadi sunah. Hikmahnya, menghapuskan dosa selama setahun yang telah
lewat. Simak hadits riwayat Aisyah berikut. “Adalah pada hari Asyura,
kaum kafir Quraisy zaman Jahiliah berpuasa. Ketika Rasulullah datang di
Madinah, beliau berpuasa dan memerintahkan (sahabat) supaya berpuasa.
Maka ketika Allah mewajibkan puasa Ramadhan, beliau meninggalkan puasa
Asyura, maka barang siapa berkenan silakan berpuasa, barang siapa
meninggalkan juga silakan.” (HR Bukhari).
Asyura juga diyakini sebagai puasa Nabi Saleh. Pada tanggal 10
Muharram itu, Nabi Musa selamat dari kejaran tentara Firaun, Nabi Yunus
keluar dari perut ikan, dan Nabi Nuh selamat dari banjir besar. Karena
itu, ketika Rasulullah menyaksikan kaum Yahudi dan Nasrani di Madinah
berpuasa pada tanggal itu, beliau kemudian memerintahkan puasa sejak
tanggal 9 Muharram atau populer dengan istilah puasa Tasu’a. Alasan
beliau ketika itu, supaya tradisi puasa umat Islam tidak menyamai
tradisi Yahudi dan Nasrani. Sabda Rasulullah, “Apabila tahun depan, insya Allah kita berpuasa pada tanggal sembilan.” (HR Muslim).
Tetapi, tidak sampai mendapati Muharram di tahun depan, Rasulullah
sudah meninggal dunia. Karena itu, puasa tanggal 9 Muharram statusnya
sunnah hammiyah alias sunnah yang sudah dicita-citakan Rasulullah tetapi
beliau belum sempat melakukan. Ibnu Qayim Al-Jauziyah membuat peringkat
terkait puasa di bulan Muharram. Menurutnya, puasa bulan Muharram yang
paling utama adalah tanggal 9, 10, 11. Tingkatan di bawahnya adalah
puasa tanggal 9 dan 10. Yang terendah, puasa tanggal 10 saja.
Demikian, semoga kita semua dapat memuliakan bulan Muharram dengan rangkaian ibadah sesuai tuntunan Allah dan Rasulullah.
pokok pangkal
10 muharram,
amal,
bulan haram,
kongsi ilmu,
kopi paste,
Muharram,
puasa muharram
Wednesday, September 11, 2013
10 PERKARA SIA-SIA by Imam Ibn-ul-Qayyim
kopipes dri fb
Ten Useless Matters According to
Imam Ibn-ul-Qayyim al-Jawziyyah
There are ten useless matters:
1. Knowledge that is not acted on
2. The deed that has neither sincerity nor is based on following the righteous examples of others
3. Money that is hoarded, as the owner neither enjoys it during this life nor obtains any reward for it in the Hereafter
4. The heart that is empty of love and longing for Allah, and of seeking closeness to Him
5. A body that does not obey and serve Allah
6. Loving Allah without following His orders or seeking His pleasure
7. Time that is not spent in expiating sins or seizing opportunities to do good
8. A mind that thinks about useless matters
9. Serving those who do not bring you close to Allah, nor benefit you in your life
10. Hoping and fearing whoever is under the authority of Allah and in His hand; while he cannot bring any benefit or harm to himself, nor death, nor life; nor can he resurrect himself.
However the greater of these matters are wasting the heart and wasting time. Wasting the heart is done by preferring this worldly life over the Hereafter, and wasting time is done by having incessant hope. Destruction occurs by following one’s desires and having incessant hope, while all goodness is found in following the right path and preparing oneself to meet Allah.
How strange it is that when a servant of Allah has a [worldly] problem, he seeks help of Allah, but he never asks Allah to cure his heart before it dies of ignorance, neglect, fulfilling one’s desires and being involved in innovations. Indeed, when the heart dies, he will never feel the significance or impact of his sins.
[Al-Fawaid]
Source: IOU
Ten Useless Matters According to
Imam Ibn-ul-Qayyim al-Jawziyyah
There are ten useless matters:
1. Knowledge that is not acted on
2. The deed that has neither sincerity nor is based on following the righteous examples of others
3. Money that is hoarded, as the owner neither enjoys it during this life nor obtains any reward for it in the Hereafter
4. The heart that is empty of love and longing for Allah, and of seeking closeness to Him
5. A body that does not obey and serve Allah
6. Loving Allah without following His orders or seeking His pleasure
7. Time that is not spent in expiating sins or seizing opportunities to do good
8. A mind that thinks about useless matters
9. Serving those who do not bring you close to Allah, nor benefit you in your life
10. Hoping and fearing whoever is under the authority of Allah and in His hand; while he cannot bring any benefit or harm to himself, nor death, nor life; nor can he resurrect himself.
However the greater of these matters are wasting the heart and wasting time. Wasting the heart is done by preferring this worldly life over the Hereafter, and wasting time is done by having incessant hope. Destruction occurs by following one’s desires and having incessant hope, while all goodness is found in following the right path and preparing oneself to meet Allah.
How strange it is that when a servant of Allah has a [worldly] problem, he seeks help of Allah, but he never asks Allah to cure his heart before it dies of ignorance, neglect, fulfilling one’s desires and being involved in innovations. Indeed, when the heart dies, he will never feel the significance or impact of his sins.
[Al-Fawaid]
Source: IOU

pokok pangkal
amal,
kongsi ilmu,
kopi paste,
peringatan
Wednesday, March 13, 2013
mari ingat ALLAH bersamaku..
comel kan?
hmm..macam tu la comelnye hati kita bila ingat pada Allah
malah lebih comel lagi...ade bunga2...rama2..hijau...berangan btul =)
dan kemanisan cinta pada Allah tu akan di rasai
bukan hanya pada kita
tapi pada orang2 yg mndengar luahan kita juga
bait2 kata cinta dari Allah akan turut di rasa orang lain
kerna bila kita melazimi dzikrullah...cintaNya akan hadir
membawa kita lebih dekat dengan Nya...
kadang2 rasa betapa jauhnya kita dari Dia..
tapi Dia masih mahu mendekatkan kita pada Nya.
tentu kamu juga pernah merasainya bukan?
jika benar kamu seorang pendakwah, murobbi, muayyid atau apapun
pasti saja kamu akan gelisah bila apa yg kamu sampaikan tidak kamu lakukan
sepertinya kamu berbicara utk org lain
hingga lupa telinga kamu lebih dekat dgn lidahmu yg berkata2..
ingin cemerlang dlm dakwah adalah jadikan dirimu testimoni
bukannya menjadikan mutarobbi mu sbgai kertas ujian
yg hanya kamu perlu isi samada betul atau salah jawapannya
apa pernah kita peduli akan semua jawapan2 yg kita isi?
adakah ia berada di tempat yg betul atau sebaliknya
wahai para du'at..
aku menyeru diriku dan kalian...
hitunglah amal diri kita dahulu sblum mghitung2 mereka...
nasihati diri kita dahulu sblum smpai nasihat itu pada mereka...
ubah tabiat buruk kita dahulu sblum cuba mngubah mereka..
biar kita bersama2 dgn mereka..pimpin tangan mereka
bukan utk mngisi malah turut sama di isi..
mungkin kita selalu rasa kita yg bimbing mereka..
tapi kita lupa..
banyaknya peringatan2 Allah beri pada kita melalui mereka...
Allahu Rabbi...terasa hina diri ini... T_T
mungkin aku masih baru...
kerna itu aku takut...terlalu takut utk memimpin
bukan kerna tidak mahu...tapi kerna aku byk kekurangan
aku taknak jadi mcm ibu ketam..nk ajar anak jalan lurus sdg dia sndiri jln senget
tapi aku suka juga jadi macam ibu ketam
bila cuba mngubah anak2nya utk jalan lurus
supaya anak2nya tidak mengikut cara jalan dia yg senget
dalam masa sama ibu ketam tu pun cuba juga jalan dgn betul
kan comel mcm tu?
apa yg aku bebelkan ni..hmm aku pun xtau..
aku cuma ingin mngajak utk sama2 ingat Allah
banyak2 berdzikir..ingat mati..ingat Rasulullah saw...
ingat hakikat penciptaan diri..tujuan hidup utk apa sbenarnya?
ajak berfikir n renungkan tempat akhir nanti...
pertemuan yg di nanti..
yg ditunggu...
yg di rindu...
tentu saja kalian tahu....kan?
nikmat tertinggi adalah melihat wajah Allah
jom fikir..
apa yg telah kita perbuat untuk itu?
T_T
pokok pangkal
akal,
amal,
bobey2,
cerita seorang saya,
cinta,
cinta Allah,
duniaku,
jeritan jiwa seorang hamba hina,
murobbi,
naqibah,
PERJUANGAN sang DA'EI,
SATU UMAT,
zikir
Saturday, March 09, 2013
Sunday, February 24, 2013
Perompak Masuk Islam Semasa Merompak
perkongsian dri akhowat =')
"Senyuman
syed Qutb ketika berhadapan dengan tali gantung meluluhkan hati orang
yang mengiringi beliau dan ditugaskan untuk menggantung beliau, hingga
selepas kesyahidan itu, hati itu segera luluh di hadapan cahaya
islam..." Tarbawi
Hakikat pesona insan beriman.....Allahu Ya allah......
Perompak Masuk Islam Semasa Merompak
Ini
kisah nyata dan terjadi di Amerika. Seorang pemilik kedai yang sedang
menjaga kedainya masuk dalam tajuk utama pemberitaan di berbagai media
masa dan elektronik setelah pertemuan tidak terduga dengan seorang
perompak yang bersenjatakan pemukul baseball masuk ke kedainya. Uniknya,
dalam kejadian tersebut si perompak kemudian akhirnya masuk Islam
ditangan si pemilik kedai tersebut.
Muhammad
Sohail, 47, kala itu
tengah bersiap untuk menutup kedainya tepat pada tengah malam ketika
tiba-tiba – “terlihat dalam kamera CCTV/pengawas” – ada seorang lelaki
yang datang menghampirinya dengan membawa tongkat pemukul baseball dan
meminta Sohail untuk menyerahkan sejumlah wang.
Tidak
mahu tunduk kepada penjahat tersebut, Sohail langsung meraih senapang
shotgun yang diletakkan dibawah lacinya. Merasa kalah dalam hal senjata,
lelaki bertopeng tersebut langsung kehilangan akal, seketika itu dia
menjatuhkan tongkat pemukulnya ke tanah dan berlutut memohon ampun
sambil menangis.
Perompak tersebut mengatakan bahawa dia terpaksa merompak untuk memenuhi keperluan keluarganya yang tengah kelaparan.
“Tolong
jangan panggil polis, jangan tembak saya. Saya tidak punya wang, saya
tidak punya makanan di rumah saya,” tutur Sohail menirukan kata-kata
perompak tersebut. “Dia menangis tersedu-sedu seperti seorang bayi
kecil,” tambah Sohail.
Tidak
seperti kebanyakan warga kulit putih AS lainnya yang langsung memanggil
polis jika berada dalam situasi yang seperti itu, pemilik kedai justeru
membuka dompetnya lalu mengulurkan wang tunai sebanyak $40 berikut
sebungkus roti, namun dengan satu syarat, lelaki tersebut harus berhenti
sama sekali tidak pernah lagi akan merampok.
Seraya
memberikan wang Suhail
berkata, “Pulanglah.,kembalilah kepada keluargamu!. Terlihat saat
menerima wang $40 tersebut, si perompak kelihatan sangat terkesima.”
Perompak itu terpegun atas wang yang ia terima kemudian secara tidak
terduga ia mengatakan kepada Suhail bahwa dia ingin menjadi seorang
Muslim seperti Suhail.
Suhail dengan disertai rasa takjub kembali berkata, “Apakah kamu serius dengan ucapanmu itu?”
Si perompak dengan yakin menjawab, “Ya. Saya ingin menjadi muslim sepertimu..!”
Sohail
menuturkan bahwa dirinya kemudian meminta perompak tersebut untuk ikut
mengucapkan dua kalimat syahadat seperti yang dia ucapkan sembari
mengangkat
sebelah tangannya, kemudian keadaan tersebut diakhiri dengan berjabatan
tangannya.
Kemudian
Suhail berkata. “Tunggulah di sini sebentar, saya akan ke belakang
mencarikan sesuatu untuk anda mungkin terdapat susu di belakang yang
juga boleh anda bawa pulang.” Namun ketika Sohail kembali, sang perampok
sudah meninggalkan kedai.
Setelah
beberapa bulan kemudian, sang perompak mengirim surat kepada Suhail dan
di dalam surat berisi wang 40 Dollar dengan maksud mengembalikan wang
yang telah diberikan Suhail sewaktu dirampoknya.
Isi
judul surat itu menyebut “Your Change My Life”, Maksudnya bahwa Suhail
telah mengubah hidupnya. Walau pada kenyataannya, Suhail tak pernah tahu
dan mengenal siapa lelaki yang telah merampoknya itu.
Di akhir Surat, perompak itu mengakhiri coretan suratnya dengan “by Your Muslim Brothers” (dari Saudara Semuslim Anda),
p/s: cerita ini sgt comeyl =)
pokok pangkal
akhlak,
amal,
HIJRAH,
meh nk story sket,
muallaf
Sunday, February 17, 2013
sebuah kisah 'basah'
Aslmkm ikhwah dan akhawat, nah sebuah kisah 'basah'...kelebihan istigfar...
Suatu
ketika itu, Imam Ahmad singgah di sebuah tempat yang kebanyakan mereka
tidak mengenalinya (kurangnya teknologi ketika itu). keadaan sudah larut
malam dan Imam Ahmad merasa letih dan ingin tidur didalam sebuah
masjid. Tapi niatnya tidak kesampaian kerana penjaga masjid tersebut
melarang Imam Ahmad untuk tidur di masjid. Imam Ahmad kemudian bertanya
kepada penjaga tersebut sama ada dia dibenarkan untuk tidur di luar
masjid, penjaga itu melarangnya. Imam Ahmad bertanya lagi jika dia tidak
tidur, tetapi hanya berdiri di perkarangan masjid, penjaga itu
melarangnya lagi.
Penjaga itu kemudian menolak Imam Ahmad dari masjid tersebut.
Seorang
pembuat roti ternampak kelakuan antara Imam Ahmad dan penjaga masjid
tersebut. Setelah jelas akan situasi Imam Ahmad, maka si pembuat roti
mempelawa Imam Ahmad untuk bermalam sahaja dirumahnya. Imam Ahmad
menerima pelawaan tersebut.
Ketika Imam Ahmad hendak tidur, dia terdengar zikir istighfar dari si pembuat roti yang sedang sibuk membuat rotinya. Imam
Ahmad mendengarkan zikir itu sehingga boleh dikatakan si pembuat roti itu berzikir istighfar sepanjang malam.
Paginya Imam Ahmad bertanya kepada si pembuat roti mengapa dia beristighfar. maka si pembuat roti menjawab, "Setakat ini segala doa saya dikabulkan Allah melainkan satu perkara sahaja belum lagi".
Imam Ahmad bertanya "Apakah doa kamu yang belum di perkenankan oleh Allah itu?.
Jawab lelaki itu " Saya berdoa agar dipertemukan dengan Imam Ahmad bin Hanbal"
Maka
kata Imam Ahmad : " Saya lah orangnya, Akulah Imam Ahmad Bin Hanbal,
demi Allah, sesungguhnya aku telah diseret untuk menuju kepadamu."
(Sumber: majalah Qiblati, indonesia. edisi ke 8)
p/s: citer ni dari perkongsian akhowat.banyaknya kelebihan istigfar..doa di makbulkan.. hehe.. kdg2 rasa juga begini..smpai malu dibuatnya..benarlah percaturan Allah sgt cantik dan memang yg terbaik! sukerr citer nii...syg Allah sgt2! hari ni pun hari yg menggembirakan..doa di makbul dpt jumpa n cakap ngan ustad ismail yg comel. subhanallah.. alhamdulillah.. banyaknya ilmu yg sy dpt arini.. terharu..huuu~ Allah Maha Pengasih dan Penyayang.. ^_^
=)
pokok pangkal
amal,
cinta Allah,
doa,
istigfar,
kongsi ilmu,
taubat
Monday, February 11, 2013
5 cahaya utk 5 kegelapan
1- Dosa adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Taubat.
2- Kubur adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Solat.
3- Neraca Timbangan adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah La Ilaha IllAllah.
4- Titian Sirat adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Yaqin.
5- Alam Akhirat adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Amal Soleh.
sumber http://peribadirasulullah.wordpress.com/2013/02/09/5-cahaya-yang-menyuluh-5-kegelapan/
2- Kubur adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Solat.
3- Neraca Timbangan adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah La Ilaha IllAllah.
4- Titian Sirat adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Yaqin.
5- Alam Akhirat adalah kegelapan dan cahaya yang menyuluhnya adalah Amal Soleh.
sumber http://peribadirasulullah.wordpress.com/2013/02/09/5-cahaya-yang-menyuluh-5-kegelapan/
pokok pangkal
amal,
kongsi ilmu,
kopi paste
Tuesday, February 05, 2013
7 sunnah2 utama Rasulullah SAW
"Sesungguhnya Rasulullah SAW adalah pintu untuk bertemu Allah bagi setiap
manusia. Baginda SAW adalah sebaik-baik ikutan, bagi mereka yang yakin
dengan Allah, yang mahu redha Allah. Ikutlah." (Habib Ali Zaenal Abidin
al-Hamid)
Berkata-kata tentang sunnah Baginda SAW, apakah ia sunnah-sunnah utama:
♥ Pertama: Tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjud malamnya.
♥ Kedua: Membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
♥ Ketiga: Solat di masjid terutama di waktu subuh.
♥ Keempat: Jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha.
♥ Kelima: Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
♥ Keenam: Jaga wudhu terus menerus kerana Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, "Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah".
♥ Ketujuh: Amalkan istighfar setiap saat utk menghapus dosa. Ketahuilah dosa-dosa kita buat kita jauh dari Allah.
sumber : Ismi Eila
Berkata-kata tentang sunnah Baginda SAW, apakah ia sunnah-sunnah utama:
♥ Pertama: Tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjud malamnya.
♥ Kedua: Membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
♥ Ketiga: Solat di masjid terutama di waktu subuh.
♥ Keempat: Jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha.
♥ Kelima: Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
♥ Keenam: Jaga wudhu terus menerus kerana Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, "Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah".
♥ Ketujuh: Amalkan istighfar setiap saat utk menghapus dosa. Ketahuilah dosa-dosa kita buat kita jauh dari Allah.
sumber : Ismi Eila
pokok pangkal
amal,
amalan sunat,
kongsi ilmu,
kopi paste,
MUHAMMAD SAW,
Rasulullah,
sunnah
3 ALASAN MANUSIA BERIMAN MENANGIS
(1) karena takut kepada Allah,
Yang pertama merupakan kaffarah (tebusan) bagi dosa-dosa yang pernah dilakukannya.
(2) karena ngeri kepada kemarahan Allah, dan
Yang kedua merupakan penbersihan terhadap aib-aibnya.
(3) karena takut terputus dengan Allah.
Yang ketiga merupakan perlindungan yang disertai keridhaan Allah.
Buah kaffarah terhadap dosa-dosa yang pernah dilakukannya adalah selamat dari siksa, buah kebersihan dari aib-aibnya adalah keni'matan yang abadi dan derajat mulia, dan buah perlindungan beserta ridha-Nya adalah memperoleh kebaikan kabar gembira yang datang dari Allah Swt berupa keridhaan melihat-Nya, dekat di sisi-Nya, dan dapat kunjungan para Malaikat serta tambahan keutamaan-keutamaan."
(Ali bin Abi Thalib Ra)
pokok pangkal
airmata mukmin,
amal,
kopi paste
Wednesday, January 02, 2013
3 hal dalam bersaudara
"Hendaknya saudaramu mendapatkan tiga hal darimu:
1/ apabila engkau belum bisa memberinya manfaat, janganlah sampai memberinya mudharat,
2/ apabila engkau belum bisa memberinya bahagia, janganlah sampai memberinya duka nestafa, dan
3/ apabila engkau belum bisa memujinya, janganlah sampai mencela dan merendahkannya" -
(Yahya bin Mu'adz Ar-Razi) @ Risalah Al-Qusyairiyah, Imam Al-Qusyairi.
1/ apabila engkau belum bisa memberinya manfaat, janganlah sampai memberinya mudharat,
2/ apabila engkau belum bisa memberinya bahagia, janganlah sampai memberinya duka nestafa, dan
3/ apabila engkau belum bisa memujinya, janganlah sampai mencela dan merendahkannya" -
(Yahya bin Mu'adz Ar-Razi) @ Risalah Al-Qusyairiyah, Imam Al-Qusyairi.
pokok pangkal
akhlak,
amal,
keluarga,
silaturahim,
ukhuwah
Tuesday, December 25, 2012
4 petua imam shafie
Menguatkan badan
1. makan daging
2. memakai haruman
3. kerap mandi
4. berpakaian dari kapas
Melemahkan badan
1. banyak bersetubuh
2. selalu cemas
3. banyak minum air ketika makan
4. banyak makan bahan yang masam
Menajamkan mata
1. duduk mengadap kiblat
2. bercelak sebelum tidur
3. memandang yang hijau
4. berpakaian bersih
Merosakkan mata
1. memandang najis
2. melihat orang dibunuh
3. melihat kemaluan
4. membelakangi kiblat
Menajamkan fikiran
1. tidak banyak berbual kosong
2. rajin bersugi (gosok gigi)
3. bercakap dengan orang soleh
4. bergaul dengan para ulama
1. makan daging
2. memakai haruman
3. kerap mandi
4. berpakaian dari kapas
Melemahkan badan
1. banyak bersetubuh
2. selalu cemas
3. banyak minum air ketika makan
4. banyak makan bahan yang masam
Menajamkan mata
1. duduk mengadap kiblat
2. bercelak sebelum tidur
3. memandang yang hijau
4. berpakaian bersih
Merosakkan mata
1. memandang najis
2. melihat orang dibunuh
3. melihat kemaluan
4. membelakangi kiblat
Menajamkan fikiran
1. tidak banyak berbual kosong
2. rajin bersugi (gosok gigi)
3. bercakap dengan orang soleh
4. bergaul dengan para ulama
pokok pangkal
amal,
kongsi ilmu,
kopi paste,
petua
Monday, December 24, 2012
pesanan buat niqabis
Kamu katakan niatmu berada di sini adalah sebagai salah satu medan
bagimu untuk meyampaikan dakwah-Nya seterusnya melaksanakan
tanggungjawab sebagai khalifah-Nya. Namun sedarkah kamu apa yang kamu
lakukan sekarang? Adakah kamu sedar atau sememangnya kamu masih belum
sedar? Mari kita lihat.
Ramai antara niqobis yang ana
perhatikan sekarang gemar upload gambar mereka berniqob dan ada juga
tanpa niqob dengan gaya yang bisa menarik perhatian. Tidak ana nafikan,
ana jua pernah melakukan sedemikian namun dengan izin suatu hari Allah
telah menunjukkan cahaya-Nya.
Tahukah kamu walau gambar yang
kamu upload itu gambar berniqob yang menutup sebahagian wajahmu namun
sebenarnya masih lagi dapat meruntuhkan jiwa lelaki dengan satu fitnah.
Apakah ia? Ianya adalah sepasang mata. Sepasang mata yang terhias cantik
dengan ukiran celak yang menawan. 'Sepasang mata Si Hawa itu mampu
menggelorakan seribu jiwa Si Adam'. Ianya menjadi daya penarik utama
bagi kaum Adam dan sedar atau tidak ianya ke arah membuka satu pintu
zina buat kamu. Nauzubillah!
Saidatina Aisyah RA pernah berpesan :
"Sebaik-baik wanita adalah yang tidak memandang dan dipandang"
Srikandi Islam yang cantik rupawan ini,malah baik ilmunya dan menjadi
ikon kaum Hawa dulu kini dan selamanya sendiri berpesan akan azimat ini.
Pesanan ini untuk menegaskan bahawa,"SEBAIK-BAIK" bermaksud penekanan
kepada wanita-wanita yang berusaha menjadi baik,haruslah dan mestilah
orang yang berusaha untuk tidak dipandang dan tidak memandang.
Tidak dipandang adalah membawa maksud,tidak menjadi perhatian kaum
ajnabi(lelaki tiada pertalian darah) secara syahwat ataupun tanpa nafsu
syahwat.
Tidak memandang pula membawa maksud,menundukkan pandangan
daripada melihat ajnabi(lelaki tiada pertalian darah) dan perkara yang
berupa maksiat.
Jadi disini ingin ana tegaskan, pemakaian
purdah ini dasarnya adalah untuk tidak diPANDANG akan kejelitaan wajah
yang mampu menaikkan syahwat ajnabi(lelaki tiada pertalian darah) Atau
lebih mudah adalah supaya tidak menjadi perhatian awam. Namun,sekiranya
pemakaian purdah itu sendiri menjadi perhatian,maka tujuan asalnya telah
terpesong sama sekali. Malah,akan menimbulkan fitnah kepada si pemakai
itu sendiri.
Sama hal juga seperti kamu upload gambar kamu
berniqob di facebook and etc. Ianya sememangnya tidak memaparkan wajah
kamu tetapi cukup dengan sepasang mata yang indah dan gaya kamu itu
sudah membuatkan lelaki ajnabi 'terjatuh'.
Oleh yang demikian,
sebagai wanita yang berusaha untuk menjadi"SEBAIK-BAIK"wanita seperti
yang dipesan oleh Saidatina Aisyah,maka perlu dan wajiblah kepada kita
untuk berusaha agar tidak dipandang dan juga tidak memandang kepada yang
maksiat itu. Supaya kita,terselamat dari fitnah-fitnah dunia dan
mengharumkan nama baik muslimah itu sendiri.
"Wanita itu adalah perhiasan dunia.Dan SEBAIK-BAIK perhiasan adalah yang solehah"
Jelas? Tepuk dada. Buka hati. Buka minda. Tanya iman. Apa khabar imanmu?
______________________________ __________________
Allahummasallia'ala Saidina Muhammad,
Pena Dakwah-Nya ♥
pokok pangkal
amal,
kongsi ilmu,
kopi paste,
muslimah,
niqab,
purdah,
wanita
Thursday, December 20, 2012
Astargfirullah T_T
bila Allah menguji kita dgn sesuatu yg bathil, dan kita terjebak, termasuk dan terbuat sedangkan kita tahu perkara itu adalah suatu dosa dan tidak disukai oleh Allah, tapi atas dorongan nafsu dan iman yg sgt lemah, kita melakukannya tanpa rasa takut pada Allah. tanpa sedar Allah sedang melihat. tanpa malu pada kedua pencatat amalan di kiri kanan kita.. Allahu Rabbi.. bgaimana jika disaat itu jasad dan roh kita di pisahkan..diri ini tidak mahu mati dlm su'ul khatimah.. Astargfirullahal'azim..
sebesar mana pun dosamu, Pengampunan dan rahmat Allah lebih besar.. tapi itu tak bermakna kita boleh bermaksiat sesuka hati.. maafkan diri ini menjadi pencinta yg tak setia pada Mu.. :'(
Dari Anas ra, bahwasanya Nabi saw banyak membaca do'a sebagai berikut:
Yaa muqallibal quluubi, tsabbit qalbii ‘alaa diinika
"Ya Allah, Tuhan Yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku agar senantiasa bepegang teguh kepada agama-Mu"
(HR. Al-Bukhari).
pokok pangkal
amal,
cerita seorang saya,
hatiku berkata,
istiqamah,
jeritan jiwa seorang hamba hina
Tuesday, December 11, 2012
TAHUKAH KAU WAHAI ADAM
♥ Apa yang ada di sebalik sekeping hati
seorang muslimah itu ?
♥ Ketahuilah , dia sedang berjuang
memelihara hati engkau
supaya tegar meletakkan Allah di atas
singgahsana dalam
hatimu .
♥ Dia mahukan engkau ,
menjadi mujahid yang sibuk
menegakkan kalimah haq berbanding
melayani hawa nafsumu.
♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
menjadi punca kelalaian hatimu
dalam menunaikan haq Allah .
♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
mengkhianati haq Allah dgn
mengambil alih singgahsana Allah dalam hatimu
♥ Ketahuilah , dia sedang berjuang
memelihara hati engkau
supaya tegar meletakkan Allah di atas
singgahsana dalam
hatimu .
♥ Dia mahukan engkau ,
menegakkan kalimah haq berbanding
melayani hawa nafsumu.
♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
menjadi punca kelalaian hatimu
♥ Betapa dia sangat takut andai dirinya
mengkhianati haq Allah dgn
Friday, December 07, 2012
off to MK 2012
BismilLahirRahmanirRahim..
as akhowat 02, we must attend Mukhayyam Khariji 07th - 09th of Dec 2012..
dengan ini di umumkan bahawa blog ini akan sunyi sampai ari ahad.. hii tata semua..
"..Bekerjalah, maka Allah akan melihat amal-amal kamu serta orang-orang beriman..."
Insyaa Allah dengan niat yang tulus, ukhuwwah dan toleransi semua akan menjadi mudah.. yang berat sama dipikul, yang ringan sama dijinjing. >>>> ayat akhowat :)
Ameen..
salam dakwah dan tarbiyah! =)
as akhowat 02, we must attend Mukhayyam Khariji 07th - 09th of Dec 2012..
dengan ini di umumkan bahawa blog ini akan sunyi sampai ari ahad.. hii tata semua..
"..Bekerjalah, maka Allah akan melihat amal-amal kamu serta orang-orang beriman..."
Insyaa Allah dengan niat yang tulus, ukhuwwah dan toleransi semua akan menjadi mudah.. yang berat sama dipikul, yang ringan sama dijinjing. >>>> ayat akhowat :)
Allahummahdina wahdibina...
(Ya Allah,berilah hidayat pd kami dan jadikanlah kami asbab hidayat)..
salam dakwah dan tarbiyah! =)
Thursday, December 06, 2012
TIPS ISTIQAMAH DALAM JEMAAH
~ buat semua kerana mengharapkan redha Allah
~ tidak mengharapkan pujian dan balasan daripada makhluk
~ sentiasa perbetul niat hanya kerana Allah
~ berbaik sgka sesama ahli jemaah
~ menjaga akhlak n baitbicara
~ elak diri dari IRI HATI or hasad dengki
~ zuhud dan berlapang dada
~ tidak pentingkan diri sendiri dan rendahkan ego
~ tidak memandang rendah pada ahli jemaah yg lain
~ jgn pernah terdetik di hati "bagusnya aku!"
~ bykkan istigfar dan doa agar amal diterima n dikekalkan di jln dakwah..
ameen.. insya Allah.. :)
pokok pangkal
akal,
akhlak,
amal,
istiqamah,
jemaah,
mujaheedah,
nukilan aqalku,
PERJUANGAN sang DA'EI,
tips
Wednesday, December 05, 2012
mari bersilaturrahim! ^_^ Allahu Rabbi..
MAKSUD SILATURRAHIM?
"Menghubungkan Silaturrahim" atau tali persaudaraan dan kekeluargaan.
Silah memberi maksud hubungan, Ar-Rahim maknanya pertalian manusia dari
segi keturunan dan disebut juga kerabat atau keluarga.
IMAM
Ibnul Atsir berkata: "Silaturrahim adalah suatu ungkapan berkaitan
dengan menjalinkan perbuatan baik terhadap kaum kerabat yang memiliki
hubungan senasab atau perkahwinan, berlemah lembut kepada mereka,
menyayangi mereka, memerhatikan keadaan mereka, walaupun mereka jauh dan
berbuat jahat. Manakala memutuskan silaturahim adalah suatu perbuatan
yang berlawanan dengannya"
Kaum kerabat terdiri daripada kedua
ibu dan bapa, adik beradik, pakcik, makcik, sepupu, nenek, datuk dan
anak yang memiliki hubungan kekeluargaan yang dekat. Adapun hubungan
yang dinisbahkan kepada selain ahli keluarga, maka ia disebut sebagai
ukhuwah Islamiah (persaudaraan sesama Islam).
Allah swt ada
berfirman dengan maksud: "Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika
kamu dulu (di masa jahiliah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan
hatimu, lalu menjadilah kamu kerana nikmat Allah, orang yang
bersaudara" (Surah Ali-Imran, ayat 103)
ISLAM ANJUR HUBUNGKAN SILATURRAHIM
Mengeratkan silaturrahim sesama saudara hukumnya wajib sebagaimana perintah Allah swt dalam ayat di bawah ini:
“Dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu selalu meminta dengan
menyebut-nyebut namaNya, serta peliharalah hubungan (silaturrahim) kaum
kerabat; kerana sesungguhnya Allah sentiasa memerhati (mengawas) kamu”
(Surah an-Nisaa’, ayat 1)
Kewajipan mengeratkan silaturrahim
itu juga disandarkan dengan rasa keimanan kepada Allah swt sebagaimana
disebutkan dalam hadis Rasullullah saw. Baginda bersabda yang bermaksud:
“Dan siapa yang beriman dengan Allah dan Hari Akhirat maka
hendaklah dia mengeratkan kekeluargaan (silaturrahim)” (Hadits riwayat
Bukhari)
Allah swt mewajibkan kepada kita semua untuk
menghubungkan silaturrahim dan mengharam memutuskannya dan menyuruh kita
supaya sentiasa berbuat baik dan tolong-menolong dalam perkara-perkara
kebaikan kepada semua manusia terutama kepada mereka yang ada hubungan
kekeluargaan.
Firman Allah swt dalam surah An-Nisa', ayat 1 yang bermaksud:
"Wahai umat manusia, hendaklah kamu sekalian bertaqwa kepada Allah,
yang telah menjadikan kamu sekalian (berasal) dari satu bapa (Adam) yang
kemudian dijadikannya pula pasangannya , dari kedua jenis kelamin iaitu
maka berkembang biaklah manusia di muka bumi ini lelaki dan perempuan.
Maka hendaklah kamu takut kepada Allah yang kamu minta-meminta dengan
namaNya, demikian juga hendaklah kamu jaga tali persaudaraan
(silaturrahim). Allah selalu waspada tehadap kamu sekalian"
Dalam surah yang sama (An-Nisa’), ayat 36, Allah swt berfirman lagi, yang bermaksud:
"Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan jangan kamu sekutukan
dia dengan sesuatu pun jua dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua
ibu-bapa dan kaum kerabat dan anak-anak yatim dan orang-orang miskin dan
jiran tetangga yang dekat dan jiran tetangga yang jauh dan rakan
sejawat dan orang musafir yang terlantar dan juga hamba yang kamu
miliki. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang sombong
takbur dan membangga-banggakan diri"
Rasulullah saw ada membuat penjelasan berhubung dengan hubungan silaturrahim ini. ANTARA hadis yang berkaitan:
“Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, hendaklah dia menjalinkan silaturrahim” (Hadis riwayat Bukhari)
“Tidak masuk Syurga mereka yang memutuskan silaturrahim” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)
Oleh itu, dengan bersandarkan peringatan Allah swt dan Rasul saw ini,
MARI KITA jalin, MARI KITA pelihara dan MARI KITA suburkan hubungan
silaturrahim di kalangan ahli-ahli keluarga kita.
HIKMAT PENSYARIATAN SILATURRAHIM
Hubungan silaturrahim adalah hubungan untuk menyebar kasih sayang dan
kecintaan bukan kebencian antara sesama orang yang beriman. Mereka yang
mengutamakan hubungan silaturrahim memiliki banyak kelebihan yang
dianugerahkan oleh Allah swt. ANTARANYA:
1.Hikmah
bersilaturrahim ialah dimurahkan rezeki dan dipanjangkan umur
sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Nabi
saw bersabda dengan maksud:
“Barangsiapa yang suka dimurahkan
rezekinya dan dipanjangkan usianya maka hendaklah dia menyambungkan
kekeluargaan (silaturrahim)”
2. Selain melaksanakan perintah
Allah swt dan RasulNya, jalinan silaturrahim juga akan membina suasana
kasih sayang yang harmoni dan saling bantu membantu di kalangan ahli
keluarga. Hubungan baik ini juga membolehkan berlaku perkongsian ilmu
serta kebaikan, meraih kekuatan dengan kesatuan kekeluargaan yang
terbina, menjauhi keburukan seperti fitnah atau buruk sangka dan yang
akhirnya diberi jaminan syurga oleh Allah swt.
Daripada Abu
Ayyub al-Anshari, katanya: "Seorang lelaki datang bertanya kepada
Rasulullah saw: Wahai Rasulullah, beritahu kepadaku suatu amal yang
dapat memasukkan aku ke dalam syurga dan menjauhkan aku dari neraka.
Maka Nabi SAW bersabda: Engkau beribadah kepada Allah dan tidak
mensyirikkanNya dengan sesuatu apa pun, mendirikan solat, mengeluarkan
zakat dan menjalinkan silaturrahim" (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)
Firman Allah swt yang bermaksud: "Dan bertaqwalah kepada Allah yang
dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan
(peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga
dan mengawasi kamu" (Surah an-Nisaa', ayat 1)
Rumusannya,
usaha menjalinkan silaturrahim memberikan banyak manfaat. Ia sebagai
suatu usaha (tanggungjawab) melaksanakan perintah Allah swt dan
RasulNya, membina suasana kasih sayang yang harmoni dan saling bantu
membantu, diberi keluasan rezeki oleh Allah, meraih kekuatan dengan
kesatuan kekeluargaan yang terbina, menjauhi keburukan seperti fitnah
dan buruk sangka, dan yang akhirnya diberi jaminan Syurga (dijauhkan
dari Neraka) oleh Allah swt.
MENJALIN SILATURRAHIM – BAGAIMANA CARA?
Menjalinkan hubungan silaturrahim di kalangan ahli keluarga dapat
dilaksanakan dengan pelbagai cara. ANTARANYA sentiasa berhubung dengan
mereka sama ada dengan menziarahi mereka atau dengan memanfaatkan
peranan alat bantu teknologi masa kini (seperti internet, e-mail, sms,
atau telefon), bertanyakan khabar , memberikan hadiah, sentiasa
hormat-menghormati terutamanya kepada mereka yang lebih tua, segera
membantu mereka yang memerlukan dan yang berada dalam kesusahan, saling
sayang menyayangi, ingat mengingatkan, memuliakan mereka, mendampingi
mereka jika mereka menghadapi kesedihan, meraikan kegembiraan mereka,
sentiasa memenuhi undangan dari mereka, mendoakan kebaikan buat mereka,
mendamaikan yang berselisih, dan juga mengajak mereka kepada jalan
kebaikan yang diredhai oleh Allah swt.
Perhubungan yang baik
terhadap ahli keluarga ini perlu dilakukan secara berterusan bertepatan
dengan petunjuk Allah swt dan sunnah RasulNya. Kepada mereka yang
memiliki ahli keluarga yang kafir, fasiq, atau seumpamanya, maka jalinan
kekeluargaan bersama dengan mereka boleh dilakukan melalui
nasihat-nasihat tertentu yang baik-baik, memberi tunjuk ajar,
peringatan, membantu mereka dalam kesusahan, dan berusaha mengajak
mereka ke jalan yang benar dengan hikmah.
Kita boleh gunakan
kesempatan hari-hari perayaan (umpamanya Hari Raya Aidil Fitri) untuk
menjalinkan hubungan silaturrahim yang lebih erat di kalangan sesama
ahli keluarga. Yang terputus, kita jalinkan kembali; yang renggang, kita
dekat-dekatkan; dan yang rapat, kita mesra-mesrakan. Hulurkan tangan
memohon maaf tanpa mengira siapa yang benar dan siapa yang salah. Itulah
sifat seorang Muslim yang mulia.
SILATURRAHIM YANG TERPUTUS - JALIN SEMULA !
Islam amat menuntut umatnya untuk menjaga hubungan silaturrahim sesama
manusia, kerana akibat memutuskan silaturrahim itu amat besar kesan
keburukannya, bukan hanya setakat di dunia sahaja bahkan juga di akhirat
kelak. Lazimnya, gejala memutuskan silaturrahim di kalangan ahli
keluarga berpunca daripada pertengkaran atau perselisihan yang
disebabkan oleh harta benda, harta pusaka, hutang piutang, hasutan,
fitnah, sifat sombong dan mementing diri sendiri. Hatta perkelahian
antara sesama anak pun juga boleh menyebabkan terputusnya ikatan
silaturrahim, di mana kedua-dua pihak saling salah-menyalahkan, didorong
lagi jika kedua-duanya tidak mempunyai kesabaran dan sikap terbuka
serta mengalah untuk memohon maaf atau saling bermaafan. Permusuhan dan
pergeseran seperti ini boleh berlaku secara berpanjangan jika tidak ada
kesedaran dalam diri kedua-dua pihak atau tidak ada orang lain yang mahu
meleraikan atau mendamaikan pihak yang bermusuhan ini.
Perlu
diingat bahawa tanggungjawab untuk membina semula silaturrahim yang
terputus, bukan sahaja terletak kepada dua pihak yang bermusuhan, tetapi
sanak saudara atau kawan-kawan yang mengetahui tentang perkara ini juga
boleh memainkan peranan yang penting selaku orang tengah dalam
mendamaikan dan menyambung semula silaturrahim yang terputus.
Oleh itu binalah ikatan silaturrahim sesama insan dalam apa jua
kesempatan, mungkin dalam suasana hari raya, merupakan kesempatan yang
baik untuk menjalinkan semula hubungan yang baik,
tetapi menunggu
hari raya mungkin mengambil masa yang lama. Oleh itu, berfikir dan
bertindaklah secara bijaksana dalam mencari waktu yang sesuai pada
bila-bila masa sebagai satu wadah untuk memperkukuhkan lagi tali
silaturrahim.
Rasulullah saw ada bersabda yang bermaksud:
"Orang yang menjalinkan hubungan kekeluargaan bukanlah mereka yang
membalas sesuatu kebaikan, tetapi adalah mereka yang menyambungkan
(menjalinkan semula) suatu perhubungan yang telah terputus" (Hadis
riwayat Bukhari)
Kita perlu berusaha menghubungkan
silaturrahim dengan mereka. Kita ketepikan kebencian dan padamkan api
dendam. Kita berlaku baik dan tunjukkan kasih sayang kepada mereka. Kita
juga perlu bersabar terhadap perbuatan yang menyakitkan dan berbuat
baik dan bergaul bersama mereka dengan akhlak yang mulia semoga kita
semua beroleh kemenangan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat
Firman Allah swt di dalam surah Fussilat ayat 34, yang bermaksud:
"Dan tidaklah sama perbuatan yang baik dan perbuatan yang jahat
tolaklah (kejahatan yang ditujukan kepadamu) dengan cara yang lebih baik
apabila engkau berlaku yang demikian maka orang yang merasa permusuhan
terhadapmu dengan serta merta akan menjadi seolah-olah seorang sahabat
karib."
KESIMPULAN
Mewujudkan silaturrahim itu
terutamanya di kalangan sesama ahli keluarga adalah satu tuntutan dan
menjadi kewajipan kepada umat Islam melaksanakannya selari dengan
amalan-amalan lain. Kalau silaturrahim itu belum wujud, hendaklah kita
wujudkan; kalau ada apa-apa masalah atau kesulitan, hendaklah kita
selesaikan; kalau sudah terputus, hendaklah kita pulihkan dan jika sudah
baik keadaannya hendaklah kita suburkan.
kredit to : adikku syg, ukhti Khairunnisa Zamri
~ hidup ini indah bila semuanya meyakinkan ~
Allah Cinta Agungku
^_^
pokok pangkal
akhlak,
amal,
fikirkan,
kongsi ilmu,
kopi paste,
Rasulullah,
SATU AQIDAH,
SATU UMAT,
silaturahim,
suami,
sunnah,
ukhuwah
Sifat-sifat pakaian wanita islam..
Secara ringkasnya,berikut ini ialah sifat sifat pakaian wanita dalam
islam,sebagaimana yang dapat diambil kesimpulan dan isyarat isyaratnya
daripada Quran,Hadith,dan ajaran para ulama dan hukama islam :
1) pakaian itu mestilah menutup Aurat.
2) pakaian itu tidak terlalu tipis sehingga tampak terbayang bayang tubuh badan dari luar.
3) pakaian itu tidak ketat atau sempit,tetapi longgar atau selesa
dipakai.Ia menutup bahagian bahagian bentuk tubuh yang menggiurkan nafsu
lelaki ia menutup aspek kehaiwanan dari insan itu.
4) warna pakaian
itu suram atau gelap,seperti warna hitam atau kelabu asap atau
perang,sehingga tidak bernafsu lelaki melihatnya.
5) pakaian itu
tidak sesekali disemerbakkan dengan bau bauan harum,demikian juga tubuh
badan perempuan itu,kerana bau bauan ini ada pengaruhnya atas nafsu
kelamin lelaki yang ajnabi..Perempuan yang memakai bau bauan ketika
keluar rumah,sehingga lelaki mencium baunya,disifatkan oleh Rasulullah
SAW sebagai zaniyah,ya ini pelacur atau penzina..
6) pakaian itu tidak menyerupai pakaian lelaki.
7) pakaian itu tidak menyerupai pakaian perempuan kafir dan musyrik.
8) pakaian itu bukanlah untuk pakaian bermegah megah,menunjuk nunjuk dan berhias.
4) warna pakaian itu suram atau gelap,seperti warna hitam atau kelabu asap atau perang,sehingga tidak bernafsu lelaki melihatnya.
5) pakaian itu tidak sesekali disemerbakkan dengan bau bauan harum,demikian juga tubuh badan perempuan itu,kerana bau bauan ini ada pengaruhnya atas nafsu kelamin lelaki yang ajnabi..Perempuan yang memakai bau bauan ketika keluar rumah,sehingga lelaki mencium baunya,disifatkan oleh Rasulullah SAW sebagai zaniyah,ya ini pelacur atau penzina..
6) pakaian itu tidak menyerupai pakaian lelaki.
7) pakaian itu tidak menyerupai pakaian perempuan kafir dan musyrik.
8) pakaian itu bukanlah untuk pakaian bermegah megah,menunjuk nunjuk dan berhias.
Subscribe to:
Posts (Atom)



















